Misteri Kematian Siswa Baru SMPN 4 Randudongkal Belum Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Perundungan dan Tunggu Hasil Otopsi

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP M Wildan Umar Rela menegaskan pihaknya belum menyimpulkan adanya dugaan perundungan yang menjadi penyebab meninggalnya Ahmad Al Fian (14) siswa baru di SMP 4 Randudongkal karena masih dalam tahap klarifikasi mulai dari orang tua hingga 10 teman korban, Selasa (4/8/26).

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP M Wildan Umar Rela menegaskan pihaknya belum menyimpulkan adanya dugaan perundungan yang menjadi penyebab meninggalnya Ahmad Al Fian (14) siswa baru di SMP 4 Randudongkal karena masih dalam tahap klarifikasi mulai dari orang tua hingga 10 teman korban, Selasa (4/8/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Penyebab meninggalnya Ahmad Al Fian (14), siswa baru SMP Negeri 4 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, masih menjadi misteri. Di tengah ramainya dugaan korban meninggal akibat perundungan, polisi menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan belum menyimpulkan adanya tindak pidana.

Satreskrim Polres Pemalang hingga Selasa (4/8/2026) masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk ibu korban serta belasan teman sekolah Al Fian.

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP M. Wildan Umar Rela mengatakan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masih mengumpulkan seluruh fakta sebelum mengambil kesimpulan.

Baca Juga :  Habiskan Ratusan Juta, Lampu Hias Sepanjang Tiga Kilometer Sulap Desa di Pemalang Jadi Wisata Malam

“Hari ini kami meminta keterangan kepada ibu korban. Sebelumnya kami juga sudah melakukan klarifikasi terhadap teman-teman korban dan saat ini seluruh keterangan masih kami dalami,” katanya.

Menurut Wildan, penyidik belum dapat memastikan apakah dugaan penganiayaan atau perundungan benar-benar terjadi.

“Masih kami dalami dalam proses penyelidikan. Nanti akan kami sampaikan setelah seluruh fakta lengkap dan komprehensif,” ujarnya.

Selain memeriksa para saksi, polisi juga masih menunggu hasil resmi autopsi dari Tim Dokkes Polda Jawa Tengah yang diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga :  Enam Bulan Pacabanjir Bandang di Pemalang, Desa Penakir Bangkit dan Kembali Hijau

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar informasi di media sosial yang mengaitkan kematian Al Fian dengan dugaan perundungan di lingkungan sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Al Fian mulai mengeluhkan nyeri pada tangan dan sesak napas sejak Senin (27/7/2026). Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia di RS Muhammadiyah Mardhatillah Randudongkal pada Minggu (2/8/2026) malam.

Jenazah korban kemudian diautopsi untuk memastikan penyebab kematiannya. Polisi menegaskan seluruh kemungkinan masih terbuka dan masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan resmi agar tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan
Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Sabtu, 12 September 2026 - 07:25 WIB

Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Kasat Lantas Polresta Batang Kompol Dwi Panji Lestari mengungkap kecelakaan di wilayah Batang mengalami penurunan pada 2026, namun jalan tol masih menjadi titik rawan dengan fatalitas kecelakaan yang lebih tinggi, Senin (21/9/26). Foto: Ilustrasi AI

Batang

Laka di Batang Turun 41 Persen, Tol Masih Jadi Titik Rawan

Senin, 21 Sep 2026 - 14:52 WIB