Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Pemuda di Karangdadap, Hasil Laboratorium Forensik Jadi Penentu

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf memberikan keterangan terkait perkembangan kasus kematian DF (20) di Karangdadap, Selasa (4/8/26).

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C Yusuf memberikan keterangan terkait perkembangan kasus kematian DF (20) di Karangdadap, Selasa (4/8/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Penyelidikan kasus penemuan jenazah seorang pemuda di sebuah rumah di Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, yang sempat memunculkan dugaan pembunuhan di tengah masyarakat, masih terus bergulir. Hingga kini, Polres Pekalongan belum mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor).

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C. Yusuf menegaskan, seluruh barang bukti yang dianggap penting telah dikirim ke Laboratorium Forensik untuk diperiksa secara ilmiah. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi salah satu dasar utama penyidik dalam menentukan arah pengungkapan kasus.

“Sampai dengan saat ini kami sudah melakukan rangkaian penyelidikan. Namun kami tetap menunggu hasil uji barang bukti yang sudah dilakukan oleh Laboratorium Forensik. Mudah-mudahan setelah hasilnya keluar nanti akan kami sampaikan kepada publik,” kata Rachmat saat ditemui, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga :  Bara Tungku Disangka Padam, Delapan Jam Kemudian Hanguskan Dapur Rumah Lansia di Pekalongan

Meski penyelidikan terus berjalan, polisi belum bersedia mengungkap perkembangan yang mengarah pada dugaan pelaku maupun motif di balik kematian korban.

Menurut Rachmat, penyidik masih fokus mengumpulkan berbagai keterangan dan memperkuat alat bukti sebelum mengambil kesimpulan.

“Untuk saat ini penyidik masih mengumpulkan seluruh keterangan dan barang bukti. Kami juga masih melakukan pendalaman terhadap keluarga korban maupun teman-teman korban,” ujarnya.

Kapolres juga merespons isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan keterlibatan salah satu anggota keluarga korban.

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan karena seluruh informasi yang beredar masih harus diverifikasi melalui proses penyidikan.

Baca Juga :  Viral! CCTV Rekam Aksi Pria Bakar Rumah Mantan di Pekalongan, Diduga Tak Rela Sang Pujaan Menikah

“Kami belum bisa menyimpulkan secara pasti apakah ini merupakan kasus bunuh diri ataupun dugaan pembunuhan. Semua masih dalam proses pendalaman,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang setelah muncul kabar mengenai anggota keluarga korban yang disebut-sebut meninggalkan rumah usai peristiwa tersebut.

Polisi memastikan seluruh informasi, termasuk yang berkaitan dengan keluarga korban, sedang ditelusuri secara profesional sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Sebelumnya, penemuan jenazah pemuda di sebuah rumah di Kecamatan Karangdadap pada 5 Juli 2026 sempat menggegerkan warga. Kondisi korban saat ditemukan memunculkan berbagai dugaan di masyarakat, termasuk kemungkinan menjadi korban tindak pidana. Namun hingga kini aparat kepolisian belum menetapkan status penyebab kematian maupun mengarah pada adanya tersangka.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Otopsi Belum Keluar, Polisi Minta Publik Tidak Berspekulasi soal Penyebab Kematian Alfian
Misteri Kematian Siswa Baru SMPN 4 Randudongkal Belum Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Perundungan dan Tunggu Hasil Otopsi
Bus Antar Kota Disusupi Kurir Sabu, Kondektur di Semarang Ditangkap Saat Bertugas di Gerbang Tol Banyumanik
Pelaku Hoaks Pembegalan Palsu Minta Maaf, Dalami Unsur Pidana
Polisi Ungkap Motif Pembuat Video Hoaks Korban Pembegalan Hanya Ingin Terlihat Keren di Mata Teman
Bikin Heboh Pekalongan, Pembuat Konten Vidio Korban Begal Ngaku ‘Random Saja’
Konten Hoaks Korban Begal di Pekalongan Sempat Dibuat Status WA, Pelaku Tak Sadar Vidio Viral dan Menyebar
Konten Demi Hoaks, Pemuda di Pekalongan Rekayasa Jadi Korban Begal Pakai Properti Samurai dan Potongan Ibu Jari Berujung Urusan Polisi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Hasil Otopsi Belum Keluar, Polisi Minta Publik Tidak Berspekulasi soal Penyebab Kematian Alfian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Misteri Kematian Siswa Baru SMPN 4 Randudongkal Belum Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Perundungan dan Tunggu Hasil Otopsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Pemuda di Karangdadap, Hasil Laboratorium Forensik Jadi Penentu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:38 WIB

Bus Antar Kota Disusupi Kurir Sabu, Kondektur di Semarang Ditangkap Saat Bertugas di Gerbang Tol Banyumanik

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Pelaku Hoaks Pembegalan Palsu Minta Maaf, Dalami Unsur Pidana

Berita Terbaru