Longsor Sempat Putus Akses ke Bojonglarang, Warga Baru Bisa Bernapas Lega Setelah Jalan Dibuka

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Kajen bersama warga Dukuh Bojonglarang, Desa Linggoasri bergotong-royong menyingkirkan timbunan longsor yang menutup akses satu-satunya menuju luar pedukuhan, Sabtu (13/6/26). Foto : Istimewa

Anggota Polsek Kajen bersama warga Dukuh Bojonglarang, Desa Linggoasri bergotong-royong menyingkirkan timbunan longsor yang menutup akses satu-satunya menuju luar pedukuhan, Sabtu (13/6/26). Foto : Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID– Warga Dukuh Bojonglarang, Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan sempat menghadapi ancaman terisolasi setelah longsor dan tumbangnya rumpun bambu menutup total akses jalan menuju permukiman mereka, Jumat (12/6/2026) sore.

Material tanah yang menimbun badan jalan bukan hanya menghentikan lalu lintas kendaraan, tetapi juga merobohkan satu tiang listrik sehingga jaringan penerangan di kawasan tersebut ikut terdampak.

Kondisi tersebut baru bisa diatasi pada Sabtu (13/6/2026) pagi setelah personel Polsek Kajen, perangkat desa dan puluhan warga turun langsung membersihkan material longsoran secara bergotong royong.

Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro mengatakan pembukaan akses jalan menjadi prioritas utama karena jalur tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat Bojonglarang.

Baca Juga :  Lagi, Mobil SPPG Terbalik di Pekalongan

“Fokus kami adalah memastikan akses masyarakat kembali terbuka sehingga aktivitas sehari-hari dan perputaran ekonomi warga tidak terganggu lebih lama,” ujarnya.

Pembersihan dilakukan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan parang untuk memotong rumpun bambu yang ikut menutup jalan.

Setelah beberapa jam bekerja, tim gabungan berhasil menyingkirkan tumpukan tanah dan batang bambu sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat kembali dapat melintas.

Selain membuka akses, petugas juga memasang rambu peringatan darurat di sekitar lokasi longsor. Langkah tersebut dilakukan karena titik tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Adapun peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua warga yang sedang melintas menggunakan sepeda motor dari arah Kajen. Setelah melewati kawasan TPA Bojonglarang, mereka mendapati jalan tertutup total oleh longsoran dan langsung melaporkannya kepada petugas piket Polsek Kajen.

Baca Juga :  Pasca Penutupan Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kelurahan Simbangkulon Siapkan Madrasah Diniyah Transisi untuk Ratusan Santri

Pemerintah Desa Linggoasri mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut. Berkat kolaborasi aparat dan masyarakat, jalur vital yang sempat lumpuh berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari sehari.

Meski akses sudah kembali normal, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi karena kondisi tanah di sekitar lereng masih labil.

Sementara itu, koordinasi dengan pihak PLN terus dilakukan untuk mempercepat perbaikan tiang listrik yang roboh agar pasokan listrik kembali pulih sepenuhnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Hakim Berkali-kali Tegur Saksi yang Berbelit dan Kerap Potong Pertanyaan di Sidang Kasus Purwanto Alias Gacon, JPU pun Kesulitan Menggali Fakta
Tokoh Masyarakat Simbangkulon Sepakati Eks Santri Madin Padepokan Padang Ati Pekalongan Kembali ke Madrasah Terdekat
Warga Simbangkulon Pasang Spanduk Dukung Polisi dan Yakuza, Galang Petisi 2.000 Tanda Tangan Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati Pekalongan
Pasca Penutupan Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kelurahan Simbangkulon Siapkan Madrasah Diniyah Transisi untuk Ratusan Santri
Dinsos Pekalongan Belum Terima Laporan Bayi Santriwati Padang Ati, Ingatkan Adopsi Harus Sesuai Prosedur
Simbangkulon, Kampung Santri di Pekalongan yang Kini Diuji Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati
Usai Padepokan Padang Ati Ditutup, Pemkab Pekalongan Pastikan Ratusan Santri Tetap Sekolah dan Dapat Pendampingan Psikologis
Balon Udara Berpetasan Nyaris Ganggu Pasokan Listrik, Laporan Warga Selamatkan Jaringan SUTET di Pekalongan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:47 WIB

Longsor Sempat Putus Akses ke Bojonglarang, Warga Baru Bisa Bernapas Lega Setelah Jalan Dibuka

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:40 WIB

Hakim Berkali-kali Tegur Saksi yang Berbelit dan Kerap Potong Pertanyaan di Sidang Kasus Purwanto Alias Gacon, JPU pun Kesulitan Menggali Fakta

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:17 WIB

Tokoh Masyarakat Simbangkulon Sepakati Eks Santri Madin Padepokan Padang Ati Pekalongan Kembali ke Madrasah Terdekat

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:58 WIB

Warga Simbangkulon Pasang Spanduk Dukung Polisi dan Yakuza, Galang Petisi 2.000 Tanda Tangan Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati Pekalongan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:42 WIB

Pasca Penutupan Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kelurahan Simbangkulon Siapkan Madrasah Diniyah Transisi untuk Ratusan Santri

Berita Terbaru