PEKALONGAN, KANALPLUS.ID– Warga Dukuh Bojonglarang, Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan sempat menghadapi ancaman terisolasi setelah longsor dan tumbangnya rumpun bambu menutup total akses jalan menuju permukiman mereka, Jumat (12/6/2026) sore.
Material tanah yang menimbun badan jalan bukan hanya menghentikan lalu lintas kendaraan, tetapi juga merobohkan satu tiang listrik sehingga jaringan penerangan di kawasan tersebut ikut terdampak.
Kondisi tersebut baru bisa diatasi pada Sabtu (13/6/2026) pagi setelah personel Polsek Kajen, perangkat desa dan puluhan warga turun langsung membersihkan material longsoran secara bergotong royong.
Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro mengatakan pembukaan akses jalan menjadi prioritas utama karena jalur tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat Bojonglarang.
“Fokus kami adalah memastikan akses masyarakat kembali terbuka sehingga aktivitas sehari-hari dan perputaran ekonomi warga tidak terganggu lebih lama,” ujarnya.
Pembersihan dilakukan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan parang untuk memotong rumpun bambu yang ikut menutup jalan.
Setelah beberapa jam bekerja, tim gabungan berhasil menyingkirkan tumpukan tanah dan batang bambu sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat kembali dapat melintas.
Selain membuka akses, petugas juga memasang rambu peringatan darurat di sekitar lokasi longsor. Langkah tersebut dilakukan karena titik tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Adapun peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua warga yang sedang melintas menggunakan sepeda motor dari arah Kajen. Setelah melewati kawasan TPA Bojonglarang, mereka mendapati jalan tertutup total oleh longsoran dan langsung melaporkannya kepada petugas piket Polsek Kajen.
Pemerintah Desa Linggoasri mengapresiasi respons cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana tersebut. Berkat kolaborasi aparat dan masyarakat, jalur vital yang sempat lumpuh berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari sehari.
Meski akses sudah kembali normal, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi karena kondisi tanah di sekitar lereng masih labil.
Sementara itu, koordinasi dengan pihak PLN terus dilakukan untuk mempercepat perbaikan tiang listrik yang roboh agar pasokan listrik kembali pulih sepenuhnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









