Ratusan Guru Paud Aisyiyah Kabupaten Pekalongan Ikuti Pelatihan Keuangan Digital

Sabtu, 25 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer Lazismu Pekalongan Sutiknyo saat memberikan materi di hadapan ratusan guru Paud Aisyiyah

Manajer Lazismu Pekalongan Sutiknyo saat memberikan materi di hadapan ratusan guru Paud Aisyiyah

PEKALONGAN – KANALPLUS.ID, Sebanyak 153 kepala sekolah dan bendahara dari 94 TK/KB Aisyiyah se-Kabupaten Pekalongan mengikuti Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pengelolaan Filantropis, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Pekalongan itu berlangsung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Gejlik, Kajen.

Pelatihan tersebut menggandeng Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pekalongan sebagai penyedia aplikasi pencatatan keuangan berbasis digital. Sistem ini diharapkan mampu mempermudah pengelolaan keuangan sekolah agar lebih transparan, akuntabel, dan mudah dilaporkan.

Ketua IGABA Kabupaten Pekalongan, Oktavia Novita, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme kepala sekolah, bendahara, dan guru TK/KB Aisyiyah di Kabupaten Pekalongan.

“Selama ini masih ada bendahara sekolah yang merangkap sebagai pengajar, sehingga program Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pengelolaan Filantropis ini sangat penting, khususnya untuk PAUD”, tutur Novita

Menurutnya, pengelolaan administrasi keuangan di lembaga pendidikan anak usia dini membutuhkan sistem yang rapi dan mudah digunakan. Karena itu, pihaknya meminta dukungan Lazismu Kabupaten Pekalongan untuk menghadirkan aplikasi yang dapat membantu bendahara sekolah.

Baca Juga :  Modus Congkel Jendela Ruang Guru, Spesialis Curat Sekolah di Siwalan Diringkus Polisi

Novi juga mengaku meminta tolong kepada Manajer Lazismu Kabupaten Pekalongan, Sutiknyo, untuk membuatkan semacam aplikasi atau sistem untuk mempermudah tugas bendahara TK/KB Asyiyah dalam membuat laporan keuangan yang akuntabel, bukan asal tulis debet kredit.

Ia berharap materi yang diberikan dalam pelatihan dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing sehingga saat ada pemeriksaan dari lembaga pengawasan keuangan, seluruh administrasi sudah siap.

Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (PAUD-DASMEN) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pekalongan, Sukayati, mengapresiasi langkah IGABA Kabupaten Pekalongan yang terus berinovasi meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan.

“Peningkatan Kemampuan Kepala Sekolah, Guru, seolah tidak pernah puas dan selalu melakukan hal yang baik”, tutur Sukayati.

Baca Juga :  Polres Pekalongan Evaluasi Keselamatan Sopir SPPG Usai Dua Kecelakaan Tunggal

Ia menjelaskan, sebelumnya pencatatan keuangan sekolah masih dilakukan secara manual dengan banyak buku administrasi, mulai dari buku kas, buku SPP, hingga buku tabungan, sehingga membutuhkan ketelitian tinggi.

“Harapannya, setelah mengggunakan aplikasi, semua menjadi mudah, mencegah kekeliruan, akuntabilitas terjaga dan dalam melakukan perencanaan dibuat sebaik mungkin agar tidak pincang”, tutur Sukayati.

Sementara itu, Manajer Lazismu Kabupaten Pekalongan, Sutiknyo, menjelaskan aplikasi yang dikembangkan merupakan sistem sederhana berbasis spreadsheets, gratis, dan mudah diakses melalui ponsel.

“Kami membuat sistem untuk membantu mencatat sumber-sumber penerimaan, misalnya dari siswa. Aplikasi ini mudah dilihat, karena paperless, cukup menggunakan HP”, tutur Sutiknyo.

Menurutnya, penggunaan sistem digital juga dapat meminimalkan risiko kehilangan data ketika buku manual rusak atau hilang akibat bencana seperti banjir.

Sutiknyo juga mengaku telah mengembangkan sistem kartu SPP Virtual, serta laporan keuangan yang sudah layak audit dengan penggunaan jurnal.(*)

Penulis : Sindung

Editor : Sindung Perkasa

Berita Terkait

Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli
Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’
Tunggakan Pajak Kendaraan Jadi Sorotan, Pemkab Pekalongan Kerahkan RT hingga TNI-Polri Kejar Wajib Pajak
Dituntut 1 Tahun Penjara, Duwel Pilih Siapkan Pledoi, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan
Jaksa Ungkap Gacon Kehilangan Kemerdekaan dan Alami Luka, Jadi Dasar Tuntutan Duwel
JPU Tuntut Duwel 1 Tahun Penjara di Kasus Gacon, Nilai Unsur Perampasan Kemerdekaan Terbukti
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Seruduk Tiga Kendaraan di Pekalongan, Empat Orang Terluka
Uji Empat Varietas untuk Pasar Pangan dan Pakan, Muhammadiyah Pekalongan Panen Perdana Jagung 3,8 Hektare

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:59

Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39

Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:11

Tunggakan Pajak Kendaraan Jadi Sorotan, Pemkab Pekalongan Kerahkan RT hingga TNI-Polri Kejar Wajib Pajak

Senin, 20 Juli 2026 - 14:46

Dituntut 1 Tahun Penjara, Duwel Pilih Siapkan Pledoi, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:13

Jaksa Ungkap Gacon Kehilangan Kemerdekaan dan Alami Luka, Jadi Dasar Tuntutan Duwel

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01