KANALPLUS.ID – Apa benda paling mahal yang pernah dibuat manusia? Jawabannya mungkin bukan berlian, lukisan karya Leonardo da Vinci, atau kapal pesiar mewah. Jika ukuran yang digunakan adalah nilai berdasarkan biaya pembangunan atau pembuatannya, benda dengan harga fantastis justru berada jauh di luar Bumi.
Beberapa di antaranya bernilai ratusan juta dolar, miliaran dolar, bahkan mencapai lebih dari seratus miliar dolar.
Berikut sejumlah benda termahal yang pernah dibuat atau dimiliki manusia.
1. International Space Station (ISS)
International Space Station atau ISS menjadi salah satu benda buatan manusia dengan nilai tertinggi yang pernah ada.
Stasiun luar angkasa ini dibangun secara bertahap sejak akhir 1990-an melalui kerja sama sejumlah negara dan badan antariksa, termasuk NASA, Rusia, Jepang, Eropa, dan Kanada.
Total biaya yang dikaitkan dengan pembangunan dan pengembangan ISS diperkirakan mencapai sekitar US$150 miliar. Dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS, nilainya setara sekitar Rp2.400 triliun.
ISS bukan sekadar bangunan yang melayang di luar angkasa. Di dalamnya terdapat laboratorium yang digunakan untuk berbagai penelitian ilmiah dalam kondisi mikrogravitasi.
2. Antilia
Jika ISS dikeluarkan dari daftar karena merupakan fasilitas penelitian milik konsorsium internasional, salah satu kandidat benda pribadi termahal adalah Antilia, rumah milik miliarder India Mukesh Ambani di Mumbai.
Bangunan setinggi puluhan lantai ini memiliki fasilitas yang menyerupai sebuah gedung komersial, termasuk sejumlah area parkir, helipad, ruang hiburan, serta fasilitas lainnya.
Nilai Antilia sering diperkirakan mencapai sekitar US$2 miliar atau sekitar Rp32 triliun dengan asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS.
Angka tersebut merupakan estimasi nilai properti, bukan harga transaksi jual beli yang tercatat.
3. Pesawat B-2 Spirit
Pesawat militer juga masuk dalam daftar benda paling mahal yang pernah dibuat manusia.
B-2 Spirit merupakan pesawat pengebom siluman milik Amerika Serikat. Pesawat ini dirancang untuk dapat menembus pertahanan udara dengan karakteristik siluman yang membuatnya lebih sulit dideteksi radar.
Biaya satu unit B-2, jika memperhitungkan biaya program pengembangan dan pengadaan, mencapai lebih dari US$2 miliar dalam nilai dolar saat ini, meski angka per unit sangat bergantung pada metode penghitungan.
Harga tersebut membuat B-2 berada jauh di atas pesawat komersial biasa.
Pesawat kepresidenan Amerika Serikat juga memiliki nilai yang sangat tinggi.
Istilah Air Force One sebenarnya merupakan callsign pesawat Angkatan Udara AS ketika membawa presiden Amerika Serikat. Pesawat yang digunakan dalam peran tersebut dilengkapi berbagai sistem komunikasi, keamanan, dan fasilitas khusus.
Dua Boeing 747-200B yang dikenal sebagai VC-25A dulu menjadi pesawat utama dalam peran tersebut. Biaya pengadaan dan modifikasi pesawat mencapai ratusan juta dolar per unit.
Sementara itu, pengganti generasi berikutnya, VC-25B yang berbasis Boeing 747-8, memiliki biaya program yang jauh lebih besar.
5. Kapal Pesiar History Supreme
Kapal pesiar yang dikenal sebagai History Supreme sering disebut-sebut memiliki nilai sekitar US$4,8 miliar.
Kapal tersebut diklaim menggunakan material mewah seperti emas dan platinum dalam jumlah besar.
Namun, bagian ini perlu diberi catatan penting. Klaim mengenai History Supreme selama bertahun-tahun beredar luas di internet, tetapi keberadaan kapal dan angka US$4,8 miliar tersebut tidak memiliki verifikasi independen yang kuat.
Karena itu, History Supreme lebih tepat disebut sebagai salah satu klaim benda termahal, bukan fakta yang setara dengan harga transaksi yang terdokumentasi.
6. Yacht Dilbar
Berbeda dengan History Supreme, Dilbar merupakan kapal pesiar yang keberadaannya terdokumentasi dengan jelas.
Kapal pesiar tersebut dibangun oleh Lürssen dan memiliki panjang lebih dari 150 meter. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar US$600 juta.
Dilbar dilengkapi berbagai fasilitas mewah, termasuk kolam renang berukuran besar dan ruang interior yang sangat luas.
Kapal ini menjadi contoh bagaimana kekayaan ekstrem dapat diwujudkan dalam sebuah aset bergerak.
7. Lukisan Salvator Mundi
Dari dunia seni, salah satu benda termahal yang pernah berpindah tangan adalah lukisan Salvator Mundi, yang dikaitkan dengan Leonardo da Vinci.
Lukisan tersebut terjual melalui lelang Christie’s di New York pada 2017 dengan harga sekitar US$450,3 juta, termasuk premi pembeli.
Angka itu menjadikannya salah satu transaksi karya seni paling mahal yang pernah tercatat.
Namun, status atribusi lukisan tersebut kepada Leonardo da Vinci juga menjadi bahan perdebatan di kalangan pakar seni. Karena itu, harga jualnya merupakan fakta transaksi, sementara soal atribusinya memiliki sejarah perdebatan tersendiri.
Berlian juga mampu mencapai harga luar biasa. Pink Star, berlian merah muda seberat 59,60 karat, terjual di lelang Sotheby’s Hong Kong pada 2017 dengan harga sekitar US$71,2 juta.
Berlian tersebut menjadi salah satu batu permata termahal yang pernah terjual melalui lelang.
Harga sebuah berlian tidak hanya ditentukan oleh beratnya. Warna, kejernihan, kualitas potongan, kelangkaan, dan asal-usul batu turut memengaruhi nilainya.
9. Jam Tangan Patek Philippe Grandmaster Chime
Jam tangan juga memiliki pasar yang nilainya sulit dipercaya.
Patek Philippe Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 pernah terjual dalam lelang Only Watch pada 2019 dengan harga CHF31 juta, atau sekitar puluhan juta dolar AS.
Jam tersebut dibuat khusus untuk lelang amal Only Watch.
Harga fantastis itu menunjukkan bahwa dalam pasar barang koleksi, nilai sebuah benda tidak selalu berhubungan dengan biaya material pembuatannya.
Kelangkaan, sejarah, merek, mekanisme, dan status sebagai barang koleksi dapat membuat harga melambung berkali-kali lipat.
10. Antimateri
Kalau daftar ini memasukkan benda atau material yang secara teori memiliki biaya produksi sangat tinggi, antimateri berada di kelas yang berbeda.
Antimateri merupakan pasangan materi dengan sifat muatan berlawanan. Ketika materi bertemu antimateri, keduanya dapat mengalami annihilation dan menghasilkan energi.
Produksi antimateri sangat sulit. Jumlah yang berhasil dibuat manusia juga amat kecil dan penyimpanannya membutuhkan teknologi khusus.
Karena itu, berbagai perkiraan biaya produksi antimateri menghasilkan angka yang luar biasa besar. Estimasi yang sering dikutip bahkan mencapai triliunan hingga puluhan triliun dolar untuk satu gram.
Namun, ada perbedaan mendasar antara antimateri dan benda seperti berlian atau lukisan.
Angka tersebut bukan harga pasar. Tidak ada toko yang menjual satu gram antimateri kepada konsumen. Nilainya merupakan estimasi berdasarkan betapa mahal dan sulitnya proses produksi serta penyimpanannya.
Jadi, apa yang benar-benar paling mahal? Jawabannya bergantung pada cara menghitungnya.
Jika yang dihitung adalah benda buatan manusia berdasarkan biaya pembangunan, International Space Station berada di kelas teratas dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar US$150 miliar.
Jika yang dimaksud adalah barang pribadi yang dapat dimiliki seseorang, rumah seperti Antilia dan kapal pesiar supermewah berada di antara aset dengan nilai tertinggi.
Untuk benda yang benar-benar pernah terjual melalui transaksi publik, Salvator Mundi mencatat harga sekitar US$450,3 juta dalam lelang 2017.
Sementara itu, antimateri menjadi kasus yang berbeda. Secara teori biaya produksinya jauh lebih tinggi daripada benda-benda tersebut, tetapi tidak bisa dianggap sebagai barang komersial yang memiliki harga pasar normal.
Pada akhirnya, benda termahal di dunia bukan selalu benda yang paling besar atau paling mewah.
Ada yang mahal karena membutuhkan teknologi luar biasa untuk dibuat. Ada yang mahal karena kelangkaannya. Dan ada pula yang mahal karena manusia membutuhkan biaya sangat besar hanya untuk membuatnya tetap ada.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












