Tujuh Pejabat Pemkab Pemalang Diangkut KPK ke Jakarta Usai Pemeriksaan Maraton di Polres

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala Disdikpora Kabupaten Pemalang, Supa'at usai menjalani pemeriksaan Penyidik langsung keluar dari Mapolres dan tidak ikut rombongan 7 pejabat lainnya yang diangkut KPK menuju Jakarta, Rabu (29/7/26).

Kepala Disdikpora Kabupaten Pemalang, Supa'at usai menjalani pemeriksaan Penyidik langsung keluar dari Mapolres dan tidak ikut rombongan 7 pejabat lainnya yang diangkut KPK menuju Jakarta, Rabu (29/7/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tujuh pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, setelah menjalani pemeriksaan maraton di Mapolres Pemalang sejak Selasa (28/7/2026) malam hingga Rabu (29/7/2026) siang.

Ketujuh pejabat itu keluar dari ruang pemeriksaan secara bergantian dengan pengawalan ketat penyidik KPK. Mereka kemudian diarahkan menuju bus yang telah disiapkan untuk diberangkatkan ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Berdasarkan data yang dihimpun, tujuh pejabat yang dibawa KPK masing-masing Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, istri Bupati Pemalang sekaligus Ketua TP PKK Noor Faizah Maenofie, Camat Pemalang Prasetyo Widyatmoko, orang kepercayaan Bupati Haris Jayantaka, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Joko Tri Asmoro, ajudan Ketua TP PKK Fera, serta Kepala Bagian Umum Setda Pemalang Eko Daryanto.

Baca Juga :  Avanza Hantam Truk Misterius di Tol Pemalang, Satu Penumpang Tewas

Sebelum diberangkatkan ke Jakarta, mereka menjalani pemeriksaan selama berjam-jam di dua ruangan Mapolres Pemalang yang dipinjam KPK, yakni Ruang Tribrata dan Ruang PPKO.

Di tengah pemberangkatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pemalang, Supaat, juga terlihat keluar dari ruang pemeriksaan. Namun berbeda dengan tujuh pejabat lainnya, ia tidak ikut diberangkatkan ke Jakarta.

Supaat mengaku penyidik lebih banyak menanyakan identitas, tugas pokok, dan sejumlah kegiatan yang menjadi tanggung jawab dinas yang dipimpinnya.

Ia menyebut pemeriksaan berlangsung sekitar 12 jam, namun enggan memerinci materi pertanyaan maupun kegiatan yang dimaksud penyidik.

“Iya dari jam berapa ya semalam, jam 11 sampai sekarang,” katanya kepada wartawan, Rabu (29/7/26) siang.

Baca Juga :  DPRD Pemalang Mengaku Sudah Berkali-kali Ingatkan Eksekutif Sebelum OTT KPK

Sementara itu, KPK sebelumnya mengungkap telah mengamankan 21 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang. Dari jumlah tersebut, lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan satu orang di Kabupaten Purworejo.

KPK juga menyatakan perkara yang sedang diusut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh Bupati Pemalang dari proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang serta dugaan praktik jual beli jabatan. Selain itu, penyidik turut menyita uang tunai senilai lebih dari Rp2 miliar sebagai barang bukti awal.

Hingga Rabu siang, pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan masih berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. Lembaga antirasuah belum mengumumkan status hukum maupun identitas lengkap seluruh pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru