KPK Ungkap OTT Bupati Pemalang Terkait Dugaan Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Belasan pejabat Pemkab Pemalang usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di mana tujuh di antaranya dibawa ke Jakarta, Rabu (29/7/26).

Belasan pejabat Pemkab Pemalang usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK di mana tujuh di antaranya dibawa ke Jakarta, Rabu (29/7/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mulai mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Pemalang. Lembaga antirasuah itu menyebut perkara yang sedang diusut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dari proyek-proyek pemerintah daerah serta dugaan praktik jual beli jabatan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi tersebut berawal dari penyelidikan tertutup yang kemudian berkembang menjadi operasi tangkap tangan terhadap para pihak yang diduga terlibat tindak pidana korupsi.

“Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 21 orang yang tersebar di tiga daerah. Sebanyak lima orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Kabupaten Pemalang, dan satu orang di Kabupaten Purworejo.

Baca Juga :  Tiga Hari Dicari, Bocah Tenggelam di Sungai Comal Ditemukan Mengapung Tersangkut Rumpun Bambu

Menurut Budi, lima orang yang diamankan di Jakarta, termasuk Bupati Pemalang, saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Sementara enam orang yang diamankan di Pemalang dan satu orang dari Purworejo dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Selain mengamankan puluhan orang, penyidik KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai senilai lebih dari Rp2 miliar.

“Selain mengamankan sejumlah 21 orang tersebut, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dengan nilai lebih dari Rp2 miliar,” ujarnya.

KPK menjelaskan penyelidikan ini berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh Bupati Pemalang yang bersumber dari proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Penyidik juga mendalami dugaan adanya praktik jual beli jabatan yang melibatkan penyelenggara pemerintahan.

Baca Juga :  Penyidikan Kematian Al Fian Siswa SMP di Pemalang 90 Persen, Polisi Sudah Kantongi Nama Terduga Pelaku

Pernyataan tersebut menjadi penjelasan resmi pertama KPK mengenai arah penyidikan sejak operasi digelar pada Selasa malam. Sebelumnya, penyidik melakukan serangkaian tindakan di Kabupaten Pemalang, mulai dari pemeriksaan belasan orang di Mapolres Pemalang, penyegelan dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, penyegelan ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), hingga penjemputan istri Bupati Pemalang dari rumah dinas untuk menjalani pemeriksaan.

Hingga Rabu sore, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut sebelum mengumumkan tersangka beserta konstruksi perkara secara lengkap.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan bagian belakang Po Bus Tunas Muda yang terbakar di KM 350 Tol Semarang - Batang, Minggu (13/9/26) pagi. Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Batang

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:50 WIB

Lansia yang bekerja sebagai petani di Batang dilaporkan tewas tertemper kereta api saat berjalan di rel Desa Ponowareng, Sabtu (12/9/26). Foto: Istimewa & AI

Peristiwa

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB