Arus Kedatangan Mendominasi, 10 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan Saat Libur Panjang

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen libur panjang yang dimulai 1-3 Mei 2026 terjadi lonjakan penumpang turun dan berangkat sebanyak 10 ribu orang lebih di sejumlah stasiun wilayah Daop 4 Semarang, Minggu (3/5/26). Foto : Istimewa

Momen libur panjang yang dimulai 1-3 Mei 2026 terjadi lonjakan penumpang turun dan berangkat sebanyak 10 ribu orang lebih di sejumlah stasiun wilayah Daop 4 Semarang, Minggu (3/5/26). Foto : Istimewa

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Momen libur panjang Hari Buruh yang bertepatan dengan akhir pekan dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, terutama menuju daerah wisata. Stasiun Pekalongan mencatat lonjakan arus kedatangan penumpang selama periode 1–3 Mei 2026.

Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang, total pelanggan yang dilayani mencapai 10.824 orang. Dari jumlah tersebut, kedatangan penumpang sedikit lebih tinggi dibanding keberangkatan, yakni 5.318 pelanggan tiba dan 5.506 pelanggan berangkat.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebut puncak arus kedatangan terjadi di awal periode libur, tepatnya Jumat (1/5), dengan 2.403 pelanggan tiba di Pekalongan. Kondisi ini mengindikasikan tingginya minat masyarakat menjadikan wilayah Pantura sebagai tujuan perjalanan.

Baca Juga :  Sidang Perdana Kasus Dugaan Penculikan di Pilkada Pekalongan, Ketua Ormas Jadi Terdakwa

“Lonjakan sudah terlihat sejak hari pertama libur panjang, terutama pada arus kedatangan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima kanalplus.id, Minggu (3/5/2026).

Sementara itu, puncak arus keberangkatan terjadi pada Minggu 3 Mei 2026 dengan 1.990 penumpang meninggalkan Pekalongan, menandai berakhirnya masa libur bagi sebagian masyarakat.

Tingginya angka kedatangan ini tak lepas dari peran kereta api sebagai moda transportasi yang dinilai praktis dan nyaman. Sejumlah layanan favorit seperti KA Kaligung, KA Airlangga, hingga KA Joglosemarkerto menjadi pilihan utama masyarakat.

Selain itu, akses kereta api dinilai strategis dalam menghubungkan berbagai destinasi wisata di Jawa Tengah, mulai dari kawasan pesisir utara hingga kota-kota budaya seperti Solo dan Yogyakarta.

Baca Juga :  Dugaan Pelecehan Santri Mengaji di Pekalongan Barat Dilaporkan ke Polisi, Korban Disebut Lebih dari 10 Anak

KAI mencatat, selama periode ini pihaknya mengoperasikan rata-rata 34 perjalanan kereta api jarak jauh per hari, dengan kapasitas mencapai lebih dari 21 ribu tempat duduk. Ketersediaan ini menjadi faktor penting dalam mengakomodasi lonjakan penumpang.

Lonjakan mobilitas ini juga berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Kedatangan ribuan penumpang ke Pekalongan dinilai menjadi peluang bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, penginapan, dan destinasi wisata.

“Kami melihat ini bukan hanya soal mobilitas, tapi juga kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata,” tambah Luqman.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Long Weekend Dongkrak Arus Kedatangan ke Pekalongan, Penumpang KA Naik 36 Persen
Dari Sekolah Muhammadiyah ke Jepang, Kisah Revano Siswa Katolik Jadi Simbol Toleransi di Pekalongan
Psikolog Soroti Dugaan Gangguan Mental di Balik Kasus Anak Bunuh Ibu di Kota Pekalongan, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Dukungan Lingkungan
Iseng Masukkan Jari ke Lubang Gawang, Siswi SMPN 8 Pekalongan Dievakuasi Damkar
Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Kota Pekalongan
Depresi, Anak ‘Bunuh’ Ibu Kandung di Kota Pekalongan
Libur Panjang Empat Hari Di Akhir Pekan Ini, KAI Tambah Perjalanan Kaligung Malam dari Tegal ke Semarang
Polisi Dalami Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri di Musala Pekalongan Barat

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:40 WIB

Long Weekend Dongkrak Arus Kedatangan ke Pekalongan, Penumpang KA Naik 36 Persen

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:04 WIB

Dari Sekolah Muhammadiyah ke Jepang, Kisah Revano Siswa Katolik Jadi Simbol Toleransi di Pekalongan

Senin, 11 Mei 2026 - 23:05 WIB

Psikolog Soroti Dugaan Gangguan Mental di Balik Kasus Anak Bunuh Ibu di Kota Pekalongan, Tekankan Pentingnya Pendampingan dan Dukungan Lingkungan

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Iseng Masukkan Jari ke Lubang Gawang, Siswi SMPN 8 Pekalongan Dievakuasi Damkar

Senin, 11 Mei 2026 - 13:16 WIB

Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Kota Pekalongan

Berita Terbaru