Sedekah Laut Roban Barat Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir, BPI Perkuat Kolaborasi dengan Nelayan Batang

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Prosesi sedekah laut nelayan Kedungsegog dengan melarung sesaji di laut Jawa, Selasa (14/7/26). Foto : Istimewa

Prosesi sedekah laut nelayan Kedungsegog dengan melarung sesaji di laut Jawa, Selasa (14/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Tradisi Sedekah Laut Roban Barat bukan sekadar ritual tahunan masyarakat nelayan di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Di balik prosesi larung sesaji dan pagelaran wayang kulit, tradisi ini menjadi ruang memperkuat kebersamaan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.

Komitmen menjaga tradisi tersebut kembali diperlihatkan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Sedekah Laut Roban Barat yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Roban Barat, Kamis 9 Juli 2026.

Tradisi yang rutin dilaksanakan setiap bulan Legeno dalam penanggalan Jawa itu merupakan ungkapan syukur masyarakat nelayan atas hasil tangkapan, keselamatan saat melaut, serta rezeki yang diperoleh selama setahun terakhir. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat solidaritas warga pesisir sekaligus melestarikan budaya yang diwariskan turun-temurun.

Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan wayang kulit pada siang hari, dilanjutkan selamatan sedekah bumi dan prosesi larung sesaji di laut sebagai simbol rasa syukur. Perayaan kemudian ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dibawakan dalang Ki Aditya Sabdo Anindhito dari Kabupaten Pekalongan.

Panitia penyelenggara, Eni Setiono, mengatakan tradisi Sedekah Laut memiliki makna penting bagi masyarakat Roban Barat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Baca Juga :  Prabowo Targetkan Indonesia Bebas Gunung Sampah pada Akhir 2027

“Alhamdulillah sampai saat ini kami masih bisa melaut dan melaksanakan tradisi Sedekah Laut setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dan keselamatan yang diberikan Allah SWT. Kami berharap hubungan baik antara masyarakat, pemerintah, dan PT Bhimasena Power Indonesia terus terjalin melalui komunikasi dan kolaborasi yang saling mendukung,” ujarnya Selasa (14/7/2026).

Kepala Desa Kedungsegog, Rusbad, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam mendukung kegiatan budaya masyarakat.

Menurutnya, dukungan tersebut membuat pelaksanaan Sedekah Laut dapat berlangsung meriah setiap tahun sekaligus memberikan manfaat bagi warga.

“Dukungan dari PT Bhimasena Power Indonesia sangat dirasakan masyarakat sehingga tradisi Sedekah Laut dapat terus dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan warga,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang, Teguh Tarmudjo. Ia menilai Sedekah Laut menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan saat melaut sekaligus memohon keberkahan hasil tangkapan pada musim berikutnya.

“Kami berharap para nelayan senantiasa diberikan keselamatan dan hasil tangkapan yang melimpah. Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk PT Bhimasena Power Indonesia, yang selama ini terus mendukung masyarakat nelayan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Batang Sediakan 28 Booth Kuliner UMKM, Pengunjung Cukup Scan QRIS untuk Makan Gratis

General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, menegaskan bahwa dukungan terhadap Sedekah Laut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasional PLTU Batang.

Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek operasional pembangkit, tetapi juga dari kuatnya kepercayaan dan kolaborasi bersama masyarakat.

“Tradisi Sedekah Laut mengandung nilai syukur, gotong royong, dan kebersamaan. Kami bangga dapat ikut berkontribusi menjaga warisan budaya ini agar tetap lestari,” ujarnya.

Aryamir menambahkan, BPI akan terus memperkuat berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga pelestarian budaya lokal.

“Kami percaya keberlanjutan perusahaan berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami akan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat pesisir,” pungkasnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta
KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau
KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1
KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang
Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja
Lebih dari 10 Ribu Orang Padati Amphitheater KEK Industropolis Batang, Tari Nusantara Jadi Magnet Pengunjung
Haedar Nashir Ucapkan Selamat kepada Pengurus Baru PBNU, Dorong Penguatan Kerja Sama Antarormas
Job Fair KEK Industropolis Batang Diserbu 3.500 Pencari Kerja, Ada Seribu Lowongan Tersedia

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WIB

KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang

Kamis, 3 September 2026 - 08:23 WIB

Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB