PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Suasana makan siang di Gerai Wizzmie Kota Pekalongan mendadak berubah menjadi kepanikan setelah gudang penyimpanan di bagian belakang bangunan utama terbakar, Sabtu (6/6/2026) siang.
Puluhan pengunjung yang sedang menikmati hidangan berhamburan keluar setelah asap tebal muncul dari arah gudang yang berada di belakang area dapur.
PIC Wizzmie Kota Pekalongan, Fridian Adi (27), mengatakan gudang tersebut digunakan untuk menyimpan kardus bekas serta sejumlah barang yang sudah tidak digunakan.
“Kebetulan tadi baru bongkaran. Biasanya kardus kami kumpulkan dulu dua sampai tiga hari baru dijual. Isinya memang kardus dan barang-barang bekas,” katanya.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang pengunjung memberi tahu karyawan bahwa muncul asap tebal dari belakang dapur.
“Saat dicek ke belakang ternyata apinya sudah tinggi,” ujarnya.
Menurut Fridian, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Namun dugaan sementara api berasal dari unit AC yang berada di area gudang, meski tidak menutup kemungkinan ada faktor lain seperti puntung rokok.
“Kemungkinan dari AC, tapi masih belum tahu pasti. Nanti akan dicek lagi,” katanya.
Mengetahui kebakaran tersebut, para karyawan langsung berupaya memadamkan api menggunakan empat tabung alat pemadam api ringan (APAR). Setelah seluruh APAR habis digunakan, mereka melanjutkan pemadaman menggunakan air galon dan peralatan seadanya.
Upaya tersebut berhasil memperlambat penyebaran api, namun bara masih terlihat di bagian atas bangunan sehingga membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dan berhasil memastikan api benar-benar padam dalam waktu kurang dari setengah jam.
Akibat peristiwa tersebut, beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan, di antaranya unit AC, dinding yang retak, serta sejumlah instalasi di area gudang yang masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
“Kalau kerugiannya sementara diperkirakan hanya jutaan rupiah, kemungkinan masih di bawah Rp10 juta,” jelas Fridian.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Nabila (19), mengaku sedang makan bersama temannya ketika kepulan asap tiba-tiba terlihat dari arah belakang dapur.
Menurutnya, pengunjung yang duduk paling dekat dengan dapur langsung berteriak memberi tahu karyawan bahwa ada asap tebal.
“Tiba-tiba ada yang teriak ke karyawan kalau di belakang ada asap. Setelah itu banyak pengunjung langsung lari keluar karena takut apinya membesar,” ungkap mahasiswi tersebut.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di sekitar lokasi kembali normal. Sementara itu penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









