Hari Kedua Pencarian Bocah Hilang di Sungai Comal, Tim Perluas Penyisiran hingga 3 Kilometer dan Siapkan Penyelaman

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Khafid Riski Al Wafi dengan mengerahkan tim penyelam, Minggu (14/6/26). Foto : Istimewa

Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Khafid Riski Al Wafi dengan mengerahkan tim penyelam, Minggu (14/6/26). Foto : Istimewa

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Operasi pencarian Khafidz Riski Al Wafi (7), bocah yang diduga tenggelam di Sungai Comal terus dilakukan. Pada hari kedua tim gabungan tidak hanya memperluas area penyisiran hingga tiga kilometer, tetapi juga menyiapkan penyelaman di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Sejak pukul 08.00 WIB, personel BASARNAS, BPBD Kabupaten Pemalang, PMI, ORARI, relawan, serta warga mulai bergerak menyusuri aliran Sungai Comal. Dua perahu karet diturunkan untuk menyisir sungai dari bawah Jembatan Pantura menuju arah utara.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin mengatakan, strategi pencarian hari kedua diperluas setelah upaya pada Sabtu sore belum membuahkan hasil.

“Hari ini pencarian kami lanjutkan dari titik awal menuju ke arah utara dengan jangkauan sekitar tiga kilometer. Harapannya korban bisa segera ditemukan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/6/2026).

Selain penyisiran di permukaan, tim juga mempersiapkan penyelaman di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Langkah itu diambil karena kondisi sungai yang memiliki kedalaman cukup signifikan sehingga memungkinkan korban berada di dasar atau terbawa arus.

Baca Juga :  Remaja 14 Tahun di Batang Tewas Usai Motor Adu Banteng Saat Nyalib

“Korban masih anak-anak sehingga ada kemungkinan terseret arus. Karena itu, tim juga akan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian,” jelas Agus.

Menurutnya, kondisi Sungai Comal pada Minggu pagi cukup mendukung pelaksanaan operasi. Meskipun wilayah selatan sempat diguyur hujan, debit air tidak mengalami kenaikan berarti sehingga arus sungai relatif lebih tenang dibandingkan kondisi yang biasanya terjadi saat hujan deras.

Sungai dengan lebar sekitar 20 meter tersebut menjadi fokus pencarian sejak Khafidz dilaporkan hilang pada Sabtu pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bocah asal Perumahan Bale Agung, Mengori, Kabupaten Pemalang itu datang bersama ibunya untuk menghadiri silaturahmi keluarga di Dusun Balutan, Desa Purwoharjo, Kecamatan Comal. Saat keluarga berkumpul, korban diduga berjalan sendiri menuju Sungai Comal yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi acara.

Baca Juga :  Pimpin Kodim Pekalongan, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi Hadapi Sejumlah Tantangan Kewilayahan

Seorang warga sempat melihat Khafidz mengarah ke bawah Jembatan Comal. Bibi korban yang bergegas menuju lokasi bahkan sempat melihat bocah itu berada di tengah aliran sungai sambil berusaha mengapung. Namun sebelum pertolongan dapat diberikan, korban lebih dahulu hilang terbawa air.

Di tengah berlangsungnya operasi pencarian, keluarga korban memilih tetap menunggu di bantaran Sungai Comal. Mereka memantau setiap pergerakan perahu karet dan personel yang menyisir sungai, sembari berharap pencarian yang diperluas dan disertai penyelaman dapat segera memberikan kepastian mengenai keberadaan Khafidz.

Puluhan warga sekitar juga tampak memadati lokasi, memberikan dukungan kepada tim gabungan yang terus bekerja sejak pagi untuk mencari bocah berusia tujuh tahun tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita Tewas, Daihatsu Feroza Masuk Jurang 20 Meter di Pekalongan Usai Tabrak Tebing
Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus
JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan
Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan
Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih
Dua Tahun Ditutup Pascakecelakaan Maut, Perlintasan KA Tengengwetan Pekalongan Kembali Beroperasi
Diduga Microsleep, Bus Agra Mas Hantam Truk Tronton di Tol Pemalang-Batang, Satu Penumpang Tewas
Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:10 WIB

Balita Tewas, Daihatsu Feroza Masuk Jurang 20 Meter di Pekalongan Usai Tabrak Tebing

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:25 WIB

Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:42 WIB

JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:14 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:22 WIB

Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih

Berita Terbaru

Ratusan atlet muda dari 15 klub bulutangkis se Kabupaten Brebes bakal baradu tangkas teplok bulu di GOR Karangbirahi demi Kejurda PBSI Brebes 2026, Jumat (31/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

280 Atlet Muda Berebut Tiket Kejurkab PBSI Brebes

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:12 WIB