BATANG, KANALPLUS.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pelajar berusia 14 tahun meninggal dunia setelah mengalami cedera kepala.
Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra mengatakan, korban meninggal adalah Bima Haoirulloh (14), warga Dukuh Wonolobo, Desa Bawang, Kecamatan Blado. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban mengalami cedera kepala dan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Blado. Peristiwa ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Batang,” kata AKP Eka Hendra.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi S-3059-FR yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju utara. Ketika melintas di ruas jalan lurus yang sedikit menurun, korban berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Revo bernomor polisi G-2217-XV yang dikendarai Setiyawan Kholil Noha (24), warga Desa Keteleng, Kecamatan Blado. Pengendara Honda Revo juga tengah melakukan manuver mendahului kendaraan di depannya.
“Karena kedua kendaraan sama-sama melakukan manuver mendahului dari arah yang berlawanan, ruang jalan yang tersedia tidak mencukupi dan jarak antar kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas AKP Eka Hendra.
Polisi menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan beraspal dalam kondisi baik, lurus, sedikit menurun, dengan cuaca cerah dan arus lalu lintas sedang saat kejadian.
AKP Eka Hendra mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri menyalip kendaraan apabila jarak pandang terbatas atau terdapat kendaraan dari arah berlawanan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pastikan kondisi benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD










