Setelah Sehari Dicari, ABK KM Timbul Barokah Ditemukan Meninggal di Bawah Kolong TPI Batang

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ABK KM Timbul Barokah yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terjatuh di perairan TPI Batang II berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (18/6/26). Foto : Istimewa

ABK KM Timbul Barokah yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terjatuh di perairan TPI Batang II berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (18/6/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Pencarian seorang anak buah kapal (ABK) KM Timbul Barokah yang dilaporkan terjatuh dan hilang di kawasan Pelabuhan Batang akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat dinyatakan hilang selama sehari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah kolong Tempat Pelelangan Ikan (TPI) II Batang, Kamis (18/6/2026) pagi.

Kasat Polairud Polres Batang Iptu Eko Nugrahanto menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 10.10 WIB oleh tim SAR gabungan bersama warga yang sejak hari pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Korban ditemukan di sisi timur, tepatnya di bawah kolong TPI II Batang. Selanjutnya jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Kalisari Batang untuk dilakukan visum dan pemeriksaan medis,” ujarnya.

Peristiwa ini bermula saat KM Timbul Barokah GT 30 bersandar di Dermaga TPI I Klidang Lor Batang pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB untuk melakukan aktivitas bongkar muatan ikan.

Baca Juga :  Rob Rendam 400 Hektare Sawah di Batang, Pemkab Kembangkan Padi Bio Salin untuk Pulihkan Produktivitas

Proses bongkar muatan selesai pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah seluruh pekerjaan selesai, para ABK, termasuk korban, beristirahat dan tidur di atas kapal.

Korban diketahui tidur di sisi kiri kamar mesin bersama salah seorang rekannya.

Sekitar pukul 06.00 WIB, dua ABK terbangun setelah mendengar teriakan dari arah dermaga yang menyebut ada seseorang terjatuh ke sungai.

Keduanya langsung turun untuk memberikan pertolongan. Namun saat itu korban sudah tenggelam dan menghilang sehingga pencarian oleh tim SAR segera dilakukan.

Pada hari pertama pencarian, korban belum berhasil ditemukan meski penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kapal bersandar.

Baca Juga :  Polisi Tunggu Hasil DNA Kasus kekerasan di Padepokan Padang Ati Pekalongan, Korban Mengaku Pernah Disetubuhi Terduga Pelaku

Setelah ditemukan, jenazah korban menjalani pemeriksaan medis di RSUD Kalisari Batang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dokter RSUD Kalisari Batang, dr. Prima, menyatakan korban murni mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari atas kapal.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka pada bagian kepala akibat terjatuh. Tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada penganiayaan maupun unsur kekerasan,” jelasnya.

Tim medis juga memperkirakan korban telah meninggal sekitar satu hari sebelum ditemukan.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan personel Polairud, tim SAR gabungan, dan masyarakat resmi berakhir. Polisi memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan kejadian tersebut murni merupakan kecelakaan kerja di lingkungan pelabuhan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Masalah Air Bersih di KITB Mulai Dicarikan Solusi, 5.000 Rumah di Daerah Penyangga Bakal Nikmati Pasokan Baru
Program MBG Bisa Jadi Pasar Baru UMKM Batang, Investor Mulai Melirik Potensi Daerah
Trotoar Baru Alun-Alun Bandar Ditarget Rampung Lebih Cepat, Pemkab Batang Siapkan Kawasan Kuliner Terpadu
ABK KM Timbul Barokah Diduga Terjatuh ke Sungai di Dermaga TPI Batang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Giant Sea Wall Pantura Masih Dimatangkan, Pemerintah Petakan Dampak bagi Nelayan hingga Kabel Internet Bawah Laut
Sawah Pesisir Batang yang Terendam Rob Disulap Jadi Lahan Padi, Ikan Nila, dan Rumput Laut
Rob Rendam 400 Hektare Sawah di Batang, Pemkab Kembangkan Padi Bio Salin untuk Pulihkan Produktivitas
Usai Dikirab, Tombak Abirawa dan 62 Pusaka Leluhur Batang ini Jalani Prosesi Jamasan di Malam Satu Suro

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:49 WIB

Masalah Air Bersih di KITB Mulai Dicarikan Solusi, 5.000 Rumah di Daerah Penyangga Bakal Nikmati Pasokan Baru

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Program MBG Bisa Jadi Pasar Baru UMKM Batang, Investor Mulai Melirik Potensi Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB

Setelah Sehari Dicari, ABK KM Timbul Barokah Ditemukan Meninggal di Bawah Kolong TPI Batang

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25 WIB

Trotoar Baru Alun-Alun Bandar Ditarget Rampung Lebih Cepat, Pemkab Batang Siapkan Kawasan Kuliner Terpadu

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:55 WIB

ABK KM Timbul Barokah Diduga Terjatuh ke Sungai di Dermaga TPI Batang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Berita Terbaru