Oleng Saat Disalip Truk di Pantura Batang, Dua Pemotor Tewas Terlindas

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Satlantas Polres Batang menunjukkan titik lokasi kecelakaan maut yang menyebabkan dua pengendara motor tewas, Rabu (13/5/26). Foto : Istimewa

Anggota Satlantas Polres Batang menunjukkan titik lokasi kecelakaan maut yang menyebabkan dua pengendara motor tewas, Rabu (13/5/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Pantura wilayah Desa Timbang, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Rabu (13/5/2026) siang. Dua pria yang berboncengan sepeda motor tewas mengenaskan setelah terjatuh dan terlindas truk traktor head di jalan raya yang dikenal padat kendaraan besar tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB di Jalan Raya Pantura Desa Timbang. Korban diketahui bernama Wahyudi (25), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, dan Bagus Setio Utomo (32), warga Desa Rowosari, Kabupaten Kendal.

Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Limpung.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra, menjelaskan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H-4691-HBD dengan sebuah kendaraan besar jenis UD Trucks Tractor Head bernomor polisi B-9302-UEL.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk yang dikemudikan Yayan Setiawan (24), warga Koja, Jakarta Utara, melaju dari arah barat ke timur di lajur kiri jalan Pantura,” ujarnya.

Baca Juga :  Rehabilitasi Irigasi di Batang Baru Penuhi Separuh Kebutuhan, DPUPR Ajukan Bantuan Rp60 Miliar ke Pusat

Saat melintas di lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus dan sedikit menurun. Truk tersebut berusaha mendahului sepeda motor Honda Beat dari sisi kanan.

Namun nahas, saat proses mendahului berlangsung, sepeda motor yang dikendarai Wahyudi tiba-tiba oleng ke kanan hingga berbenturan dengan besi pengaman sisi kiri truk.

Benturan keras membuat pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh ke badan jalan. Dalam hitungan detik, keduanya terlindas roda belakang sebelah kiri truk hingga mengalami luka fatal.

“Pengendara maupun penumpang sepeda motor terjatuh dan terlindas roda belakang kiri kendaraan truk,” jelas AKP Eka Hendra.

Petugas Satlantas Polres Batang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kejadian tersebut.

Baca Juga :  Didemo Warga, Legalitas Rumah Kos 30 Kamar di Batang Dipersoalkan

Dari data kepolisian diketahui pengendara sepeda motor, Wahyudi, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Sementara sopir truk diketahui memiliki SIM B II Umum yang masih berlaku hingga tahun 2031.

“Selain menimbulkan dua korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian material sekitar Rp500 ribu akibat kerusakan kendaraan,” terangnya.

Polisi turut memeriksa sejumlah saksi di lokasi, termasuk seorang anggota Polri dan seorang buruh yang berada di sekitar tempat kejadian saat kecelakaan berlangsung.

Kasatlantas Polres Batang mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Pantura yang padat kendaraan besar dan memiliki kecepatan tinggi.

“Jadi pengendara harus memastikan kelengkapan berkendara, termasuk kepemilikan SIM serta menjaga jarak aman dengan kendaraan berat untuk menghindari kecelakaan fatal di jalan raya,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta

Berita Terbaru

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

Hiburan

10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:10 WIB