Trans Jateng Masuk Batang 2028, Pekerja KITB dan Wisatawan Bakal Terhubung Shuttle Khusus

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Berkembangnya kawasan industri di Batang membuat pemerintah daerah setempat memastikan layanan transportasi publik terintegrasi mulai 2028, Senin (3/8/26). Foto : Ilistrasi AI

Berkembangnya kawasan industri di Batang membuat pemerintah daerah setempat memastikan layanan transportasi publik terintegrasi mulai 2028, Senin (3/8/26). Foto : Ilistrasi AI

BATANG, KANALPLUS.ID – Ribuan pekerja di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) diproyeksikan bakal memiliki moda transportasi umum yang lebih terintegrasi mulai 2028.

Pemerintah Kabupaten Batang memastikan layanan Trans Jateng akan beroperasi di wilayah tersebut dengan dukungan jaringan shuttle yang menghubungkan terminal, kawasan industri, hingga destinasi wisata.

Skema tersebut disiapkan untuk menjawab tingginya mobilitas pekerja yang setiap hari bepergian dari kawasan perkotaan Batang menuju Kecamatan Gringsing dan KITB, sekaligus membuka akses transportasi menuju sejumlah kawasan wisata.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengatakan transportasi massal menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring berkembangnya kawasan industri di Batang.

“Transportasi massal menjadi kebutuhan untuk mendukung mobilitas masyarakat, terutama pekerja dan sektor pariwisata, sehingga perjalanan menjadi lebih mudah, nyaman dan efisien. Pemerintah daerah telah menyiapkan konsep layanan shuttle bus yang akan terintegrasi dengan Trans Jateng,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Baca Juga :  Tabrak Truk Mogok di Bahu Jalan, Colt Diesel Terbalik di Pantura Subah

Dalam skema yang disiapkan, Terminal Banyuputih akan menjadi titik keberangkatan shuttle menuju KITB untuk melayani mobilitas pekerja.

Sementara Terminal Limpung akan difungsikan sebagai penghubung menuju sejumlah destinasi wisata, termasuk kawasan Dieng dan objek wisata alam lainnya.

Selain mempermudah akses masyarakat, sistem tersebut diharapkan menjadi alternatif transportasi yang lebih ekonomis sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Pemkab Batang juga menyiapkan pembangunan jalur penghubung dari Terminal Gringsing menuju KITB guna memperlancar arus kendaraan, mengurangi kemacetan serta mempercepat distribusi logistik di kawasan industri.

Baca Juga :  Presiden Dijadwalkan Hadiri Akad KPR Massal 62 Ribu Rumah Subsidi dari Batang, Ojol hingga ART Jadi Penerima

Menurut Faiz, kepastian operasional Trans Jateng di Batang telah diperoleh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perhubungan. Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan penyusunan kajian pada 2026, pembangunan infrastruktur dan persiapan operasional pada 2027, sebelum layanan resmi beroperasi pada 2028.

“Apabila seluruh rencana berjalan sesuai jadwal, Batang tidak hanya memperoleh layanan Trans Jateng, tetapi juga memiliki sistem transportasi publik yang terintegrasi antara kawasan industri, pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata,” paparnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencari Rumput di Batang Temukan Mayat di Hutan Jati
Bukan Sekadar Ganti Nama, Ini Alasan Jalan Pertamanan-Kalisalak Resmi Menyandang Nama KH Ahmad Rifai
Warga Desa Sekitar Lokasi Kunjungan Prabowo di Batang Dapat Kupon Makan Siang Gratis hingga Undian Sepeda Listrik
Tak Hanya Buruh Pabrik, Penjual Cilok hingga ART Jadi Sasaran KPR Subsidi di Batang
PUDAM Batang Siapkan 1.200 Sambungan Air Baru, Pasokan Air Diklaim Aman Meski Musim Kemarau
Respons Keluhan Nelayan, Pemkab Batang Siapkan Kapal Keruk Baru Rp5 Miliar Atasi Sedimentasi Muara
Rehabilitasi Irigasi di Batang Baru Penuhi Separuh Kebutuhan, DPUPR Ajukan Bantuan Rp60 Miliar ke Pusat
Revitalisasi Berjalan Lambat, Sekolah Rusak Berat di Batang Diperkirakan Baru Tuntas 10-12 Tahun Lagi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Pencari Rumput di Batang Temukan Mayat di Hutan Jati

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Trans Jateng Masuk Batang 2028, Pekerja KITB dan Wisatawan Bakal Terhubung Shuttle Khusus

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Bukan Sekadar Ganti Nama, Ini Alasan Jalan Pertamanan-Kalisalak Resmi Menyandang Nama KH Ahmad Rifai

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:44 WIB

Warga Desa Sekitar Lokasi Kunjungan Prabowo di Batang Dapat Kupon Makan Siang Gratis hingga Undian Sepeda Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:22 WIB

Tak Hanya Buruh Pabrik, Penjual Cilok hingga ART Jadi Sasaran KPR Subsidi di Batang

Berita Terbaru