Tak Hanya Tertinggi di Jateng, Investasi Batang Tembus Rp3,88 Triliun dan Serap Ribuan Tenaga Kerja di Awal 2026

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Melonjaknya investasi asing dan domestik di Batang, menempatkan kabupaten termuda di Jawa Tengah itu menjadi yang tertinggi menyalib Kabupaten Kendal, Senin (4/5/26).

Melonjaknya investasi asing dan domestik di Batang, menempatkan kabupaten termuda di Jawa Tengah itu menjadi yang tertinggi menyalib Kabupaten Kendal, Senin (4/5/26).

BATANG, KANALPLUS.ID – Lonjakan investasi di Kabupaten Batang pada Triwulan I 2026 tak sekadar menempatkannya di posisi teratas di Jawa Tengah, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi daerah.

Berdasarkan data per Senin 4 Mei 2026, total realisasi investasi di Batang mencapai Rp3,88 triliun. Dari jumlah tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) mendominasi dengan nilai Rp3,68 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat Rp202,6 miliar.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Batang melalui Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Sri Cahyaningrum, menyebut capaian ini menempatkan Batang sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah.

Batang berada di peringkat pertama, diikuti Kabupaten Kendal dengan Rp3,6 triliun dan Kota Semarang sebesar Rp3 triliun,” jelasnya, Senin (4/5/2026).

Baca Juga :  Kemenag Dorong Guru Madrasah Jadi PPPK, Layani Lebih dari 18 Juta Siswa di Indonesia

Namun, di balik angka besar tersebut, dampak paling terasa justru pada sektor ketenagakerjaan. Sepanjang triwulan pertama, investasi yang masuk berhasil menyerap 2.933 tenaga kerja baru.

Menariknya, sektor dengan nilai investasi terbesar bukanlah penyerap tenaga kerja terbanyak. Sektor Listrik, Gas, dan Air memang mendominasi nilai investasi dengan Rp1,6 triliun, tetapi sektor industri kayu justru menjadi penyumbang terbesar dalam penciptaan lapangan kerja.

“Sektor industri kayu menyerap 972 tenaga kerja, disusul industri lainnya 678 tenaga kerja, dan industri tekstil 524 tenaga kerja,” ungkap Sri.

Selain sektor energi, geliat investasi juga terlihat pada industri manufaktur dan padat teknologi. Industri mesin dan elektronik menyumbang Rp857,5 miliar, industri tekstil Rp561,3 miliar, industri kimia dan farmasi Rp221,2 miliar, serta sektor industri lainnya sebesar Rp202 miliar.

Baca Juga :  Sampah Menumpuk di Dekat Alun-Alun Batang, DLH Akui Tak Bisa Terus Standby 24 Jam

Komposisi ini menunjukkan bahwa Batang tidak hanya menarik investasi besar, tetapi juga mulai berkembang sebagai pusat industri yang beragam.

Dengan capaian tersebut, Batang kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Arus investasi yang kuat di awal tahun menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah pun optimistis tren ini akan terus berlanjut, seiring meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kabupaten Batang.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism
Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Buruh Serabutan Ditagih Pajak Rp1,7 M, KPP Pekalongan Luruskan Isu Begini Penjelasannya
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:34 WIB

KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Berita Terbaru