BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

KANAL BATANG — PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), pengelola PLTU Batang, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menanamkan 1.300 bibit mangrove jenis Rhizophora di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan satu tahun program Mageri Segoro, inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga lingkungan pesisir, memitigasi perubahan iklim, dan mendukung pemulihan ekosistem pesisir.

Sepanjang tahun 2026, BPI berkomitmen menyediakan 30.000 bibit mangrove untuk mendukung pelestarian dan rehabilitasi kawasan pesisir. Hingga saat ini, sebanyak 17.300 bibit telah tertanam melalui rangkaian kegiatan tersebut.

Secara kumulatif, penanaman mangrove di Desa Denasri Kulon telah mencapai sekitar 52.300 batang pada area seluas 6,8 hektare.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, menyediakan habitat bagi berbagai biota, membantu mengurangi potensi banjir rob, serta menyerap dan menyimpan karbon.

Baca Juga :  Bukan Tak Laku Kerja, Lulusan SMK di Batang Justru Banyak yang Tak Betah Bertahan

Dalam kegiatan ini juga dilakukan uji coba penggunaan media peninggi tanaman berupa karung berisi lumpur. Media tersebut dimaksudkan untuk meninggikan posisi tanaman agar tidak terendam sepenuhnya ketika terjadi banjir rob atau pasang air laut yang tinggi.

Hasil uji coba tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk mendukung pertumbuhan mangrove serta menentukan metode penanaman yang lebih adaptif terhadap kondisi pesisir.

Kepala DLHK Provinsi Jawa Tengah, Heru Djatmika, menyampaikan bahwa Mageri Segoro merupakan program unggulan Gubernur Jawa Tengah sebagai wujud kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.

“Pelestarian mangrove membutuhkan komitmen dan kerja sama yang berkelanjutan. Melalui program Mageri Segoro, kami mendorong keterlibatan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir. Kami berterima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia yang telah terlibat sejak awal program ini hingga saat ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelaku Pemeran Vidio Porno 'Bandar Bergetar' Ditetapkan Tersangka

Heru berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap penanaman, melainkan juga diikuti dengan pemeliharaan dan pemantauan agar mangrove dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Sementara itu, General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, menegaskan bahwa sebagai bagian dari warga Batang, BPI akan terus mendukung program pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Bagi Bhimasena Power Indonesia, pelestarian lingkungan merupakan upaya bersama yang membutuhkan kolaborasi dan keberlanjutan,” terangnya.

Ia menambahkan, melalui dukungan terhadap penanaman mangrove bersama DLHK Jawa Tengah dalam program Mageri Segoro, pihaknya ingin lebih berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir terutama yang ada di sekitar PLTU Batang.

“Jadi kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan manfaat lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu
Di depan layar Komputer, Siswa SD di Batang Berkenalan dengan Teman Sebaya di Toyama Jepang
PPPK Batang Diminta Tuntaskan Masalah Pelayanan Warga
Punya Budget Rp3,8 Miliar, DPUPR Batang Pede Perbaiki Dua Ruas Jalan Ini
Cerita Saadah Simpan Uang Rusak di Laci, Tunggu Momen Ditukar Baru di Pegadaian Limpung
Kejurnas Sprint Rally di KITB Batang Tembus 111 Pembalap, Ada Lintasan Baru di Kawasan Hutan
Korban Keracunan PMT di Batang Bertambah, 5 Pasien yang Sempat Pulang Kembali Dirawat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Di depan layar Komputer, Siswa SD di Batang Berkenalan dengan Teman Sebaya di Toyama Jepang

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

PPPK Batang Diminta Tuntaskan Masalah Pelayanan Warga

Rabu, 30 September 2026 - 11:45 WIB

Punya Budget Rp3,8 Miliar, DPUPR Batang Pede Perbaiki Dua Ruas Jalan Ini

Berita Terbaru

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB