Polisi Turun Tangan, Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang Masuki Tahap Klarifikasi

Sabtu, 2 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SDN Banjaranyar 01 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Sri Umbartriningsih saat memberikan klarifikasi kepada wartawan di kantornya, Sabtu (2/5/26).

Kepala SDN Banjaranyar 01 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Sri Umbartriningsih saat memberikan klarifikasi kepada wartawan di kantornya, Sabtu (2/5/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Kasus dugaan perundungan terhadap siswa SD di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, kini ditangani aparat kepolisian setelah dilaporkan oleh orang tua korban.

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setiya Permana membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan bullying tersebut.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini sudah dilakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi,” ujarnya melalui pesan singkat di What’s App kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Bangun 500 Sekolah Nasional Terintegrasi hingga 2029, Target Pangkas Kesenjangan Mutu Pendidikan

Ia menambahkan, proses penyelidikan masih terus berjalan dan pihak kepolisian akan melakukan klarifikasi lanjutan terhadap pihak terlapor.

“Rencananya hari ini akan dilakukan klarifikasi terhadap terlapor,” jelasnya.

Sebelumnya pihak penyidik juga sudah melakukan pemanggilan terhadap semua saksi-saksi serta pelapor dan sudah dilakukan klarifikasi kemudian disusul pemanggilan kepada terlapor.

“Hari Sabtu ini terlapor akan dimintai keterangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Wabup Pemalang Buka Porseni IPNU-IPPNU Ulujami, Tegaskan Komitmen Pembinaan Olahraga Rp5 Miliar

Diberitakan sebelumnya, seorang wali murid melaporkan dugaan kasus perundungan yang dialami anaknya di SDN Banjaranyar, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Sebelum melaporkan kasus tersebut, orang tua siswa sempat beberapa kali mengunggah ke media sosial dan viral. Upaya mediasi serta penyelesaian secara kekeluargaan yang difasilitasi oleh dinas setempat gagal lantaran pihak orang tua siswa tidak hadir dan memilih melanjutkan ke proses hukum.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Curhat dan Minta Bantuan ke Satpol PP, Perempuan di Pemalang Mengaku Jadi Korban Dugaan Pelecehan Pacar
Bullying hingga Kecelakaan Pelajar Jadi Sorotan MPLS di Pemalang, Polisi Turun Langsung ke Sekolah
30 Desa di Pemalang Alami Kekeringan, Lebih dari 93 Ribu Warga Kini Andalkan Pasokan Air Bersih
Enam Bulan Pacabanjir Bandang di Pemalang, Desa Penakir Bangkit dan Kembali Hijau
Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Ahmad Nur Faizin Akhirnya Kembali Punya Rumah Berkat Gotong Royong Muhammadiyah Pemalang
Diduga Hindari Kucing, Truk Bermuatan Bir Terguling di Pantura Pemalang
MDMC Pemalang Kembali Targetkan Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan
93 Ribu KK di Tujuh Kecamatan di Pemalang Terdampak Kekeringan, Dropping Air Tembus 100 Ribu Liter per Hari

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:59

Curhat dan Minta Bantuan ke Satpol PP, Perempuan di Pemalang Mengaku Jadi Korban Dugaan Pelecehan Pacar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:22

Bullying hingga Kecelakaan Pelajar Jadi Sorotan MPLS di Pemalang, Polisi Turun Langsung ke Sekolah

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:01

30 Desa di Pemalang Alami Kekeringan, Lebih dari 93 Ribu Warga Kini Andalkan Pasokan Air Bersih

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:24

Enam Bulan Pacabanjir Bandang di Pemalang, Desa Penakir Bangkit dan Kembali Hijau

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:52

Enam Bulan Pascabanjir Bandang, Ahmad Nur Faizin Akhirnya Kembali Punya Rumah Berkat Gotong Royong Muhammadiyah Pemalang

Berita Terbaru