Polisi Tunggu Hasil Observasi RSJ Semarang, Status Hukum Pelaku Penusukan Kakak dan Keponakan di Pekalongan Belum Dipastikan

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku penusukan, Sapari (62) digelandang menuju Polres Pekalongan setelah sebelumnya diamankan di Polsek Wiradesa, Rabu (24/6/26).

Pelaku penusukan, Sapari (62) digelandang menuju Polres Pekalongan setelah sebelumnya diamankan di Polsek Wiradesa, Rabu (24/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Penanganan kasus penganiayaan yang dilakukan seorang Adik terhadap kakak kandung serta keponakannya sendiri di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, masih terus berlanjut. Polsek Wiradesa yang sebelumnya menangani telah melimpahkan kasus tersebut ke Polres Pekalongan.

“Sudah dilimpahkan ke polres mas, untuk lebih jelasnya bisa langsung ke Satreskrim,” ujar Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiharto saat dihubungi kanalplus.id, Rabu (24/6/2026) malam.

Ia menyebut pihaknya saat ini sedang menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku yang telah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Amino Gondohutomo Semarang.

Hasil observasi tersebut akan menjadi salah satu bahan penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari RSJ Amino Gondohutomo Semarang. Butuh waktu untuk mengetahui hasilnya,” katanya.

Baca Juga :  Hakim Pertanyakan Sikap Saksi dari Terdakwa yang Mengaku Melihat Gacon Diseret Tapi Tak Menolong

Menurutnya, hasil pemeriksaan kejiwaan nantinya tidak serta-merta menentukan perkara dihentikan atau dilanjutkan. Polisi masih akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

“Kalau nanti ada hasil dari dokter, tetap akan kami kaji dalam gelar perkara. Tidak serta-merta gugur demi hukum,” terangnya.

Kasus tersebut sebelumnya menggegerkan warga Desa Tratebang setelah pelaku melukai dua anggota keluarganya sendiri. Peristiwa itu juga memicu keresahan warga yang berharap ada kepastian penanganan terhadap pelaku.

Sementara itu, salah satu korban bernama Rumanah (37) hingga kini belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik. Meski sudah sadar, kondisi korban disebut masih mengalami syok akibat kejadian yang dialaminya.

Baca Juga :  Sidang Perdana Kasus Dugaan Penculikan di Pilkada Pekalongan, Ketua Ormas Jadi Terdakwa

“Korban sudah sadar, tetapi sementara belum bisa dimintai keterangan karena masih syok,” jelasnya.

Belum adanya keterangan resmi dari korban maupun pelaku membuat penyidik masih kesulitan menyusun gambaran utuh mengenai motif di balik aksi tersebut.

Meski demikian, dari informasi yang dihimpun, pelaku Sapari (62) diduga memendam perasaan dendam kepada kakak kandungnya yang telah meninggal tersebut.

Sebelumnya warga Desa Tratebang dibuat geger oleh tindakan Sapari yang nekat menganiaya kakak dan keponakannya sendiri dengan sebilah pisau dapur hingga menyebabkan Ruwah (68) meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk, sementara anak korban, Rumanah (37) selamat dengan luka yang sama namun masih dalam perawatan intensif di RSI Al Karomah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Tawuran Gagal, Tiga Pelajar SMP Batang Malah Diciduk Polisi saat Motor Mogok dan Celurit 80 Cm Disita
Sok Sangar Todongkan Pistol Mainan, Perampok di Pemalang Gagal Gasak Toko Emas dan Berakhir jadi Pesakitan
Modus Bajak Akun Istri yang Hilang Kontak, Pria di Banyumas Tipu Warga Pekalongan Rp50 Juta
Korban Penusukan di Kuripan Kertoharjo Meninggal Dunia, Polisi Naikkan Jerat Hukum Pelaku
Berawal dari Umpatan Saat Pesta Miras, Penusukan di Kuripan Kertoharjo Ternyata Libatkan Dua Korban
Warga Dikagetkan Pria Bersimbah Darah Minta Tolong, Korban Alami Banyak Luka Tusuk
Korban Penusukan di Pekalongan Ternyata Teman Pelaku, Polisi Selidiki Motif
Pria di Pekalongan Ditusuk Berkali-kali, Sempat Lari Minta Tolong namun Tetap Dikejar Pelaku

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:52

Tawuran Gagal, Tiga Pelajar SMP Batang Malah Diciduk Polisi saat Motor Mogok dan Celurit 80 Cm Disita

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:19

Sok Sangar Todongkan Pistol Mainan, Perampok di Pemalang Gagal Gasak Toko Emas dan Berakhir jadi Pesakitan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:08

Modus Bajak Akun Istri yang Hilang Kontak, Pria di Banyumas Tipu Warga Pekalongan Rp50 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:42

Korban Penusukan di Kuripan Kertoharjo Meninggal Dunia, Polisi Naikkan Jerat Hukum Pelaku

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:53

Berawal dari Umpatan Saat Pesta Miras, Penusukan di Kuripan Kertoharjo Ternyata Libatkan Dua Korban

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01