Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 14:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto memastikan proses penyelidikan terkait vidio viral karnaval di Simbangkulon tetap berjalan, Senin (14/9/26).

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto memastikan proses penyelidikan terkait vidio viral karnaval di Simbangkulon tetap berjalan, Senin (14/9/26).

KANAL KOTA – Polisi turun tangan menyelidiki video aksi teatrikal dalam Simbangkulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan yang viral di media sosial dan disebut-sebut menyerupai ritual satanik.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto mengatakan hingga kini belum ada laporan resmi dari masyarakat terkait aksi tersebut.

Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan setelah memperoleh informasi mengenai video dan rangkaian kegiatan tersebut.

“Untuk sementara ini laporan itu belum ada. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan terkait dengan rangkaian kegiatan itu,” kata Setiyanto kepada kanalplus.id, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :  Sudah Berstatus Tersangka, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Pekalongan Belum Ditahan, Polisi : Sedang Lengkapi Bukti

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah aksi yang ditampilkan dalam karnaval tersebut mengandung unsur pidana atau tidak.

“Apakah nanti masuk dari unsur pidana atau bukan, tentunya kami yang penting awal kita memperoleh informasi atau data dari para saksi,” ujarnya.

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak panitia selaku penyelenggara.

“Untuk para panitia kemarin sudah dilakukan pemeriksaan,” terang Setiyanto.

Meski pemeriksaan awal telah dilakukan, penyidik masih akan mengembangkan penyelidikan lebih lanjut.

“Namun, untuk mengembangkan daripada kegiatan tersebut, tentunya akan lebih dikembangkan lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan

Sementara itu, panitia dan tim kreatif telah menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi yang muncul.

Tim kreatif juga mengklaim tidak mengetahui bahwa referensi kostum dan penampilan yang mereka gunakan dapat dikaitkan dengan simbol atau ritual satanik.

Mereka menyebut kostum diperoleh dengan cara menyewa dari Malang dan koreografi dibuat berdasarkan referensi berbagai pertunjukan yang mereka lihat melalui YouTube.

Terkait adegan penyembelihan kambing, tim kreatif menyatakan hal tersebut direncanakan sebagai kegiatan rahatan setelah acara dan membantah adanya maksud ritual.

Penulis : Achamd Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perumdam Tirta Kajen Wacanakan Sistem Genap Ganjil untuk Atasi Krisis Debit Air
PDAM Pekalongan Atasi Gangguan Air Valve di Lima Titik, Debit Air ke Pelanggan Meningkat
Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk
Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Perumdam Tirta Kajen Wacanakan Sistem Genap Ganjil untuk Atasi Krisis Debit Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:03 WIB

PDAM Pekalongan Atasi Gangguan Air Valve di Lima Titik, Debit Air ke Pelanggan Meningkat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Berita Terbaru