PEMALANG, KANALPLUS.ID – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua atlet dayung asal Kabupaten Pemalang yang diduga tenggelam saat latihan mandiri di Sungai Laes, Desa Penggarit. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (25/5/2026) siang.
Korban diketahui merupakan remaja bernama Alvi (16), warga Dusun Kesapen, Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, yang sebelumnya hilang bersama rekannya saat berlatih dayung pada Sabtu (23/5/2026) sore.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan jenazah ditemukan di wilayah Jambon atau sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga tenggelam.
“Ditemukan sekitar jam 11.30 WIB di wilayah Jambon. Jaraknya kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal,” katanya.
Menurutnya, saat ditemukan korban dalam posisi tertelungkup di pinggiran aliran sungai.
“Posisinya tertelungkup di pinggiran kali,” ujarnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban kedua tersebut, operasi pencarian resmi dihentikan pada Senin siang sekitar pukul 12.00 WIB.
“Ya, siang tadi Operasi pencarian sudah kita ditutup setelah korban kedua ditemukan,” tambahnya.
Sebelumnya, korban pertama atas nama Alif (16) lebih dahulu ditemukan meninggal dunia pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB di area bendungan, sekitar 300 meter dari lokasi awal kejadian.
Kedua remaja tersebut diduga tenggelam saat latihan dayung mandiri menggunakan kayak di Sungai Laes pada Sabtu sore. Namun peristiwa itu baru dilaporkan kepada BPBD dan tim SAR pada Minggu sore.
Meski laporan diterima sehari setelah kejadian, tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian pada malam hari.
“Begitu menerima laporan Minggu sore, malam itu juga tim langsung bergerak melakukan pencarian,” kata Ikmaludin.
Hingga proses pencarian berakhir, perahu kayak yang digunakan korban belum ditemukan. Tim SAR baru menemukan salah satu dayung milik korban di sekitar aliran sungai.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









