TEGAL, KANALPLUS.ID – Suasana di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Jongor, Kota Tegal, mendadak gempar pada Kamis (4/6/2026) siang. Sebuah kapal penangkap ikan yang baru selesai menjalani perbaikan justru dilalap api saat tengah bersandar dan bersiap kembali melaut.
Kapal yang terbakar diketahui bernama KM Usaha 3 milik Iswantoro, warga Jalan Bawal, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.
Kobaran api yang muncul sekitar pukul 11.00 WIB langsung menarik perhatian para nelayan, pekerja pelabuhan, hingga warga sekitar. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area dermaga sehingga memicu kepanikan di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Tegal bersama personel kepolisian bergerak cepat menuju lokasi. Belasan armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api, dibantu kendaraan water cannon milik Polres Tegal Kota guna mencegah api merembet ke kapal-kapal lain yang berjejer di kawasan pelabuhan.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, H. Eko Susanto, mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari laporan yang beredar di grup komunikasi nelayan.
“Saya menerima informasi sekitar pukul 11.00 WIB melalui grup WhatsApp bahwa ada kapal yang terbakar di pelabuhan,” ujarnya.
Menurut informasi awal yang diterima, kapal tersebut baru sekitar tiga hari keluar dari galangan atau dok setelah menjalani proses perbaikan. Saat kejadian, kapal sedang berada di dermaga untuk persiapan operasional penangkapan ikan.
Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kota Tegal, Vincen, menjelaskan dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik di atas kapal. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
“Kapal itu baru turun dari dok sekitar tiga hari lalu. Posisi sedang sandar untuk persiapan melaut. Dugaan awal karena korsleting listrik, tetapi masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” kata Vincen.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh awak maupun pekerja yang berada di sekitar kapal berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Hingga siang hari, petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Langkah tersebut penting dilakukan mengingat padatnya kapal yang bersandar di kawasan pelabuhan perikanan terbesar di Kota Tegal itu.
Insiden ini kembali mengingatkan masyarakat maritim Tegal terhadap peristiwa kebakaran besar yang pernah melanda Pelabuhan Jongor pada Agustus 2023 silam. Saat itu sedikitnya 63 kapal nelayan hangus terbakar dalam salah satu musibah terbesar yang pernah terjadi di kawasan pelabuhan tersebut.
Meski skala kebakaran kali ini jauh lebih kecil, kemunculan api di tengah padatnya aktivitas pelabuhan kembali memunculkan kekhawatiran akan pentingnya pemeriksaan instalasi kelistrikan dan standar keselamatan kapal sebelum beroperasi di laut.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













