Iseng Masukkan Jari ke Lubang Gawang, Siswi SMPN 8 Pekalongan Dievakuasi Damkar

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Petugas damkar dibantu PMI Kota Pekalongan mengevakuasi siswi SMP 8 setelah jari manisnya tersangkut di lubang pengikat jaring gawang di sekolahnya pada jam istirahat, Senin (11/5/26).

Petugas damkar dibantu PMI Kota Pekalongan mengevakuasi siswi SMP 8 setelah jari manisnya tersangkut di lubang pengikat jaring gawang di sekolahnya pada jam istirahat, Senin (11/5/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Seorang siswi  SMP Negeri 8 Kota Pekalongan mengalami insiden tak biasa saat jam istirahat sekolah, Senin 11 Mei 2026 pagi. Jari tangan siswi tersebut tersangkut di lubang pengikat jaring pada tiang gawang lapangan sekolah hingga tidak bisa dilepaskan.

Peristiwa tak biasa itu sempat menggegerkan lingkungan sekolah karena siswi tersebut harus bertahan selama beberapa jam sebelum akhirnya dievakuasi petugas pemadam kebakaran menggunakan mini gerinda.

Komandan Regu 1 Damkar Kota Pekalongan, Yudha Wijaya, mengatakan kejadian bermula saat korban iseng memasukkan jarinya ke lubang kecil pada tiang gawang yang biasa digunakan sebagai pengikat jaring.

“Jadi ada lubang di tiang gawang yang biasa digunakan untuk mengikat tali jaring lalu dimasuk-masukin jari siswi tersebut, pas masuk ternyata nggak bisa keluar,” ujarnya saat dihubungi kanalplus.id, Senin (11/5/2026).

Baca Juga :  Dijanjikan Bisa Jualan di Gedung Bakorwil saat Acara Gubernur Jateng, Puluhan UMKM di Kota Pekalongan Malah Kehilangan Rp60 Juta

Insiden itu terjadi di lapangan SMP Negeri 8 Kota Pekalongan saat suasana sekolah masih ramai pada waktu jam istirahat bertepatan dengan datangnya menu MBG ke sekolah. Korban diketahui merupakan siswi kelas IX.

Menurut Yudha, awalnya guru dan pihak sekolah telah berupaya mengevakuasi jari korban secara mandiri dengan berbagai cara, termasuk menggunakan sabun agar jari bisa keluar dari lubang besi tersebut. Namun upaya itu tidak berhasil.

“Sudah diusahakan pakai sabun dan segala tetap nggak bisa, akhirnya siangnya menghubungi kita,” ungkapnya.

Karena kesulitan melepaskan jari korban, pihak sekolah akhirnya menghubungi petugas Damkar Kota Pekalongan sekitar pukul 12.08 WIB. Berdasarkan laporan resmi Satpol P3KP Kota Pekalongan, Regu 1 Damkar berangkat menuju lokasi pukul 12.10 WIB dan tiba lima menit kemudian di SMP Negeri 8 Kota Pekalongan.

Baca Juga :  Penyidik KPK Mulai Periksa ASN dan Pihak Swasta di Polres Pekalongan Kota, Pemeriksaan Berlangsung Tiga Hari

Petugas kemudian melakukan penanganan dengan menggunakan mini gerinda untuk memotong bagian besi pada lubang pengikat jaring gawang agar jari korban dapat dilepaskan dengan aman.

“Tadi proses penanganannya pakai mini gerinda untuk memotong salah satu bagian besi di tiang gawang,” ujar Yudha.

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena selain menimbulkan kerumunan di lokasi kejadian dan juga dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai tangan korban. Setelah hampir satu jam, jari siswi tersebut akhirnya berhasil dilepaskan sekitar pukul 13.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban luka serius dalam kejadian tersebut. Siswi itu hanya mengalami syok ringan setelah jarinya sempat tersangkut cukup lama di besi gawang dan menjadi tontonan puluhan rekan-rekan korban.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus
2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi
Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi
DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran
Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos
TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda
Data Desil Bansos Masih Bisa Dikoreksi, Wali Kota Pekalongan Minta Warga Laporkan Kalau Tak Sesuai
Lazismu Pekalongan Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk 16 Pelaku UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:01 WIB

2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi

Selasa, 8 September 2026 - 09:55 WIB

Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WIB

DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran

Jumat, 4 September 2026 - 10:29 WIB

Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos

Jumat, 4 September 2026 - 09:53 WIB

TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda

Berita Terbaru