Teriak ‘Tembak’ Saat Dikejar Polisi, Pelaku Curanmor di Pemalang Todongkan Pistol Mainan

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi memeriksa pistol mainan yang digunakan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Bantarbolang Pemalang untuk mengancam petugas saat dilakukan penangkapan, Kamis (21/5/26).

Polisi memeriksa pistol mainan yang digunakan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Bantarbolang Pemalang untuk mengancam petugas saat dilakukan penangkapan, Kamis (21/5/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Aksi pengejaran pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Desa Sambeng, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, sempat menimbulkan ketegangan. Pasalnya seorang pemuda berinisial AR (19), warga Indramayu, nekat berteriak ‘tembak’ sambil menodongkan benda menyerupai senjata api ke arah polisi saat hendak ditangkap.

Berkat kesigapan polisi, pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan lalu diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Bantarbolang pada Rabu 13 Mei 2026 silam.

Kapolsek Bantarbolang AKP Eko Purwanto membenarkan bahwa saat dilakukan pengejaran, tersangka berupaya mengintimidasi anggota dengan benda yang dikira senjata api.

“Jadi pada saat personel Unit Reskrim Polsek Bantarbolang berupaya melakukan penangkapan, tersangka sempat berteriak tembak dan menodongkan sejenis pistol yang menyerupai senjata api ke petugas,” ujar Kapolsek kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Pasar Sayur Pemalang Lesu, Stok Menumpuk dan Harga Sayuran Anjlok hingga 80 Persen

Setelah berhasil diamankan, benda yang semula digunakan pelaku untuk mengancam anggota polisi ternyata hanyalah korek api berbentuk yang menyerupai pistol sungguhan.

Polisi sebelumnya telah memburu AR selama beberapa hari setelah diduga terlibat pencurian sepeda motor milik warga Desa Sambeng berinisial ZU (27) pada Senin 11 Mei 2026 sebelumnya.

Dalam aksinya, pelaku menyasar sepeda motor yang terparkir di teras rumah korban. Polisi menduga AR tidak beraksi sendirian, melainkan bersama seorang rekannya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurut hasil pemeriksaan, kedua pelaku datang ke permukiman warga menggunakan sepeda motor matic warna hitam. Mereka kemudian menggunakan kunci T untuk mencuri kendaraan korban.

Baca Juga :  Kepala Disdikpora Pemalang Buka Suara Usai Diperiksa KPK 12 Jam, Dicecar Soal Program Dinas

“Setelah berhasil menggondol sepeda motor lalu didorong oleh tersangka bersama rekannya, kemudian mesin dihidupkan di tempat sepi lalu dibawa kabur ke Indramayu,” terang Kapolsek.

Motor hasil curian itu kemudian dijual ke penadah seharga Rp6 juta dan uang hasil penjualan dibagi rata oleh kedua pelaku.

Kemudian dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor matic warna hitam, satu buah kunci T, serta korek api berbentuk pistol yang digunakan untuk mengancam petugas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru