Hari Keempat Pencarian Nelayan Pemalang di Perairan Asemdoyong Belum Ungkap Keberadaan Toto

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim SAR gabungan masih menyisir perairan muara Asemdoyong untuk mencari keberadaan Toto Sutrisno, nelayan setempat yang hilang sejak empat hari lalu, Jumat (3/7/26). Foto : Istimewa

Tim SAR gabungan masih menyisir perairan muara Asemdoyong untuk mencari keberadaan Toto Sutrisno, nelayan setempat yang hilang sejak empat hari lalu, Jumat (3/7/26). Foto : Istimewa

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Perahu yang berputar tanpa nahkoda di utara Muara Asemdoyong menjadi petunjuk terakhir keberadaan Toto Sutrisno (45), nelayan asal Desa Sugihwaras, Kabupaten Pemalang. Namun hingga memasuki hari keempat pencarian, korban yang diduga tenggelam itu belum ditemukan.

Tim SAR gabungan masih menyisir perairan Asemdoyong dan sekitarnya. Luasnya wilayah laut menjadi kendala utama dalam upaya pencarian nelayan yang dilaporkan hilang sejak Minggu 28 Juni 2026 tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengatakan pencarian masih dilakukan, tetapi belum membuahkan hasil.

“Sampai saat ini belum, Mas,” kata Agus Ikmaludin saat dikonfirmasi terkait perkembangan pencarian korban, Kamis (2/7/2026) petang.

Toto Sutrisno, warga RT 03 RW 03 Desa Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, diketahui berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 03.00 WIB. Ia berencana menjaring ikan di Perairan Asemdoyong.

Baca Juga :  KPK Segel Ruang Kepala DPUPR Pemalang, Penyidikan OTT Mulai Menyasar Kantor Pemerintah

Namun sekitar pukul 10.30 WIB, nelayan lain menemukan perahu milik Toto dalam kondisi berputar-putar tanpa pengemudi di wilayah utara Muara Asemdoyong. Perahu tersebut ditemukan di sekitar koordinat 109°24’395” BT dan 06°50’201” LS.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarga korban. Bersama nelayan setempat, pihak keluarga sempat melakukan pencarian awal di sekitar Perairan Tanjungsari. Akan tetapi, hingga sore hari, Toto belum ditemukan.

Operasi SAR gabungan kemudian dimulai pada Senin (29/6/2026) dengan titik awal pencarian di kawasan Pantai Muara Indah, Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman.

Baca Juga :  Latihan Dayung di Sungai Laes Berujung Tragedi, Satu Atlet PODSI Pemalang Ditemukan Meninggal

Agus menyebut pencarian di laut membutuhkan waktu lebih panjang karena tim harus memperhitungkan arah arus, gelombang, serta kemungkinan pergeseran lokasi korban dari titik awal kejadian.

“Yang disisir juga laut, Mas, dengan luasan yang begitu luas,” ujarnya.

Penyisiran dilakukan oleh personel BPBD Kabupaten Pemalang, Unit Siaga SAR Pemalang, Pos TNI AL Tanjungsari, PMI Kabupaten Pemalang, serta nelayan setempat yang memahami karakter perairan di sekitar Asemdoyong.

Hingga Kamis sore, belum ada tanda-tanda keberadaan Toto. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian di sejumlah titik perairan, sementara keluarga korban menunggu kepastian dari operasi yang telah berlangsung selama empat hari itu.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Kamis, 3 September 2026 - 10:07 WIB

Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB