PEMALANG, KANALPLUS.ID – Pencurian sepeda motor kembali terjadi di Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kali ini, korbannya adalah petugas Sensus Ekonomi 2026 yang sedang menjalankan pendataan warga.
Sepeda motor Honda Beat Street hitam tahun 2023 bernomor polisi G 3591 KAD milik Tri Murniati (43), warga Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, hilang saat diparkir di depan rumah warga di RT 03 RW 01 Dusun Sokorojo, pada Kamis 2 Juli 2026 sore.
Peristiwa itu tidak hanya membuat korban kehilangan kendaraan pribadi, tetapi juga mengganggu aktivitas pendataan yang sedang dilakukan untuk program Sensus Ekonomi 2026.
Tri mengatakan ia tiba di lokasi pendataan sekitar pukul 16.30 WIB. Motor diparkir di tepi jalan depan rumah warga dengan kunci kontak sudah dicabut, sebelum ia masuk untuk melakukan wawancara dan pengisian data.
“Sore itu tepatnya pukul 16.30 saya datang ke rumah warga Panjunan untuk menyensus, motor saya parkir di pinggir jalan,” kata Tri melalui pesan singkat, Minggu (5/7/2026).
Sekitar pukul 17.45 WIB, Tri sempat keluar untuk memotret bagian depan rumah warga sebagai bagian dari kelengkapan pendataan melalui aplikasi Fasih. Pada saat itu, motor masih berada di lokasi parkir.
Namun, setelah kembali masuk ke rumah untuk mengunggah foto dan menyelesaikan proses pendataan, ia keluar lagi sekitar lima menit kemudian. Motor yang sebelumnya terparkir di tepi jalan sudah tidak berada di tempat.
“Saat saya keluar untuk memotret rumah warga yang saya sensus pukul 17.45, motor masih ada. Setelah saya masuk lagi untuk mengunggah foto melalui aplikasi Fasih, pas keluar sekitar pukul 17.50 motor saya sudah tidak ada,” ujarnya.
Tri kemudian berupaya mencari informasi kepada warga sekitar. Namun, tidak ada warga yang melihat orang membawa motor tersebut maupun mengetahui arah pelaku melarikan diri.
Yang membuatnya semakin khawatir, warga setempat menyebut pencurian kendaraan bermotor bukan kali pertama terjadi di kawasan itu. Dalam waktu sekitar sepekan, disebut telah ada dua sepeda motor lain yang hilang.
“Saya sempat tanya-tanya ke warga sekitar, tapi tidak ada yang tahu. Kata warga, sekitar sepekan itu sudah ada dua motor yang hilang di daerah situ,” tutur Tri.
Karena kendaraan tidak ditemukan, Tri meminta anaknya menjemput untuk pulang. Pada malam harinya, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Petarukan.
Petugas kepolisian bersama korban kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan.
Kapolsek Petarukan AKP Amroni membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian.
“Perkaranya sudah kami tindak lanjuti dan saat ini masih dalam penyelidikan,” kata AKP Amroni.
Hingga Minggu (5/7/2026), motor yang digunakan Tri sebagai sarana mobilitas dalam menjalankan tugas pendataan belum ditemukan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












