Ditinggal Mendata Warga, Motor Petugas Sensus Ekonomi Raib Digondol Maling

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dokumentasi sepeda motor Honda Beat tahun 2023 milik petugas sensus ekonomi yang raib diembat maling, Minggu (5/7/26). Foto : Istimewa

Dokumentasi sepeda motor Honda Beat tahun 2023 milik petugas sensus ekonomi yang raib diembat maling, Minggu (5/7/26). Foto : Istimewa

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Pencurian sepeda motor kembali terjadi di Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Kali ini, korbannya adalah petugas Sensus Ekonomi 2026 yang sedang menjalankan pendataan warga.

Sepeda motor Honda Beat Street hitam tahun 2023 bernomor polisi G 3591 KAD milik Tri Murniati (43), warga Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, hilang saat diparkir di depan rumah warga di RT 03 RW 01 Dusun Sokorojo, pada Kamis 2 Juli 2026 sore.

Peristiwa itu tidak hanya membuat korban kehilangan kendaraan pribadi, tetapi juga mengganggu aktivitas pendataan yang sedang dilakukan untuk program Sensus Ekonomi 2026.

Tri mengatakan ia tiba di lokasi pendataan sekitar pukul 16.30 WIB. Motor diparkir di tepi jalan depan rumah warga dengan kunci kontak sudah dicabut, sebelum ia masuk untuk melakukan wawancara dan pengisian data.

“Sore itu tepatnya pukul 16.30 saya datang ke rumah warga Panjunan untuk menyensus, motor saya parkir di pinggir jalan,” kata Tri melalui pesan singkat, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga :  Sebulan Hilang dari Rumah, Pria 68 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Dekat Tol Pemalang

Sekitar pukul 17.45 WIB, Tri sempat keluar untuk memotret bagian depan rumah warga sebagai bagian dari kelengkapan pendataan melalui aplikasi Fasih. Pada saat itu, motor masih berada di lokasi parkir.

Namun, setelah kembali masuk ke rumah untuk mengunggah foto dan menyelesaikan proses pendataan, ia keluar lagi sekitar lima menit kemudian. Motor yang sebelumnya terparkir di tepi jalan sudah tidak berada di tempat.

“Saat saya keluar untuk memotret rumah warga yang saya sensus pukul 17.45, motor masih ada. Setelah saya masuk lagi untuk mengunggah foto melalui aplikasi Fasih, pas keluar sekitar pukul 17.50 motor saya sudah tidak ada,” ujarnya.

Tri kemudian berupaya mencari informasi kepada warga sekitar. Namun, tidak ada warga yang melihat orang membawa motor tersebut maupun mengetahui arah pelaku melarikan diri.

Yang membuatnya semakin khawatir, warga setempat menyebut pencurian kendaraan bermotor bukan kali pertama terjadi di kawasan itu. Dalam waktu sekitar sepekan, disebut telah ada dua sepeda motor lain yang hilang.

Baca Juga :  Polisi Turun Tangan, Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang Masuki Tahap Klarifikasi

“Saya sempat tanya-tanya ke warga sekitar, tapi tidak ada yang tahu. Kata warga, sekitar sepekan itu sudah ada dua motor yang hilang di daerah situ,” tutur Tri.

Karena kendaraan tidak ditemukan, Tri meminta anaknya menjemput untuk pulang. Pada malam harinya, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Petarukan.

Petugas kepolisian bersama korban kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan.

Kapolsek Petarukan AKP Amroni membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian.

“Perkaranya sudah kami tindak lanjuti dan saat ini masih dalam penyelidikan,” kata AKP Amroni.

Hingga Minggu (5/7/2026), motor yang digunakan Tri sebagai sarana mobilitas dalam menjalankan tugas pendataan belum ditemukan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru