BPI Siapkan 30 Ribu Mangrove untuk Batang, Lanjutkan Rehabilitasi Pesisir dan Tekan Risiko Abrasi

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BPI kembali menyiapkan 30 ribu bibit mangroove untuk merehabilitasi kawasan pesisir di Kabupaten Batang, Selasa (9/6/26). Foto : Istimewa

BPI kembali menyiapkan 30 ribu bibit mangroove untuk merehabilitasi kawasan pesisir di Kabupaten Batang, Selasa (9/6/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.IDRehabilitasi kawasan pesisir di Kabupaten Batang terus berlanjut. Setelah menanam lebih dari 60 ribu bibit mangrove sepanjang 2025, PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali menyiapkan 30 ribu bibit mangrove untuk memperkuat perlindungan garis pantai dan mendukung ketahanan iklim pada 2026.

Program tersebut menjadi salah satu upaya menjaga ekosistem pesisir yang selama ini menghadapi ancaman abrasi, perubahan iklim, dan berkurangnya kawasan hijau di wilayah pantai utara Jawa.

Dari total 30 ribu bibit yang disiapkan, sebanyak 20 ribu bibit akan digunakan untuk penanaman baru, sedangkan 10 ribu bibit lainnya dialokasikan untuk penyulaman guna memastikan tingkat keberhasilan kawasan mangrove yang telah lebih dulu direhabilitasi.

General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, mengatakan keberlanjutan lingkungan menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Batang.

“Pada tahun 2026, BPI menyiapkan 30 ribu bibit mangrove yang terdiri dari 20 ribu bibit untuk penanaman baru dan 10 ribu bibit untuk penyulaman sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Sepekan Dibuka, Stasiun Comal Layani 1.472 Penumpang, Rute Semarang Poncol Jadi Favorit

Menurut Aryamir, pelestarian mangrove tidak hanya berfungsi menjaga kawasan pantai dari abrasi, tetapi juga mendukung habitat berbagai biota laut dan meningkatkan kemampuan lingkungan dalam menyerap karbon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim.

Ia menambahkan, perusahaan meyakini pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, keandalan pasokan energi, dan kelestarian lingkungan.

“Kami percaya tantangan perubahan iklim hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, BPI akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan tangguh,” katanya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Batang, Rusmanto, menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Pergerakan Penumpang KA di Stasiun Pekalongan Tembus 9.622 Orang

Menurutnya, kegiatan penghijauan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar agenda tahunan.

“Kami mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, yang telah berkontribusi dalam kegiatan penanaman mangrove dan pengembangan kawasan hijau di Kabupaten Batang. Kolaborasi seperti ini menjadi modal penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, lestari, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program rehabilitasi pesisir tersebut juga sejalan dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, yang mendorong aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.

Melalui penanaman dan penyulaman mangrove secara berkelanjutan, kawasan pesisir Batang diharapkan memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem laut, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

KAI Perkuat Sistem Informasi di Stasiun Pekalongan, Kasus Salah Naik Kereta Terus Ditekan
UMKO Perkuat Implementasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dosen Diminta Integrasikan Nilai AIK di Setiap Mata Kuliah
Mahasiswi UM Kotabumi Raih Terbaik IV Duta Bahasa Lampung 2026, Buktikan Keberanian Membuka Jalan Prestasi
Momen Libur Panjang Sekolah, KAI Daop 4 Semarang Beri Diskon Tiket Kereta Ekonomi 30 Persen
QurbanMu di Aplikasi MASA Kelola Ratusan Juta Rupiah Transaksi Kurban, Muhammadiyah Perkuat Layanan Digital yang Transparan
Libur Iduladha, Lebih dari 10 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Pekalongan
Stasiun Batang Mendadak Ramai, Penumpang Naik Hampir Dua Kali Lipat Jelang Idul Adha
Daftar Lengkap 50 Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah di Kota Semarang 2026

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:26 WIB

BPI Siapkan 30 Ribu Mangrove untuk Batang, Lanjutkan Rehabilitasi Pesisir dan Tekan Risiko Abrasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:44 WIB

KAI Perkuat Sistem Informasi di Stasiun Pekalongan, Kasus Salah Naik Kereta Terus Ditekan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:08 WIB

UMKO Perkuat Implementasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dosen Diminta Integrasikan Nilai AIK di Setiap Mata Kuliah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:50 WIB

Mahasiswi UM Kotabumi Raih Terbaik IV Duta Bahasa Lampung 2026, Buktikan Keberanian Membuka Jalan Prestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:57 WIB

Momen Libur Panjang Sekolah, KAI Daop 4 Semarang Beri Diskon Tiket Kereta Ekonomi 30 Persen

Berita Terbaru