Berawal dari Umpatan Saat Pesta Miras, Penusukan di Kuripan Kertoharjo Ternyata Libatkan Dua Korban

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu lokasi peristiwa penusukan brutal antar teman pemabuk di depan rumah warga Kelurahan Kuripan Kertoharjo digaris polisi oleh petugas, Jumat (17/7/26).

Salah satu lokasi peristiwa penusukan brutal antar teman pemabuk di depan rumah warga Kelurahan Kuripan Kertoharjo digaris polisi oleh petugas, Jumat (17/7/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS – Fakta baru terungkap dalam kasus penusukan yang menggegerkan warga Gang 14, RT 03 RW 07, Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan pada Kamis 16 Juli 2026 sore. Polisi memastikan peristiwa berdarah itu bukan dipicu persoalan lama, melainkan berawal dari kesalahpahaman saat pelaku sedang berpesta minuman keras.

Hasil penyelidikan sementara Satreskrim Polres Pekalongan Kota juga mengungkap jumlah korban dalam kejadian tersebut bukan hanya satu orang. Selain  Mamat Godril yang mengalami luka tusuk serius, seorang pria bernama Fiki justru ikut menjadi korban saat berusaha menghentikan aksi pelaku. Ironisnya, Fiki merupakan teman pelaku sendiri.

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, menjelaskan, sebelum kejadian pelaku Muh Reza Fahlevi alias Bejat tengah mengonsumsi minuman keras bersama dua rekannya di depan sebuah rumah warga.

Di tengah aktivitas itu, korban Mamad datang bersama seorang temannya dengan maksud bertamu ke rumah yang berada di lokasi tersebut. Saat korban menanyakan sesuatu kepada pelaku, respons yang diterima justru berupa umpatan yang memancing emosi.

“Korban datang untuk bertamu dan sempat menanyakan sesuatu kepada pelaku. Namun pelaku mengeluarkan kata-kata kasar sehingga terjadi cekcok yang kemudian berujung penusukan,” ujar Setyanto kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  Warga Simbangkulon Pasang Spanduk Dukung Polisi dan Yakuza, Galang Petisi 2.000 Tanda Tangan Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati Pekalongan

Dalam kondisi diduga dipengaruhi alkohol, pelaku kemudian mengeluarkan pisau yang memang sudah dibawanya dan langsung menusuk korban.

Polisi menyebut para saksi membenarkan bahwa pelaku membawa senjata tajam saat berkumpul. Namun teman-temannya mengaku tidak mengetahui alasan pelaku membawa pisau tersebut.

Aksi pelaku ternyata tidak berhenti setelah menusuk Mamad. Saat situasi semakin ricuh, Fiki yang merupakan teman pelaku mencoba melerai pertengkaran. Upaya itu justru berakhir nahas setelah perutnya terkena sabetan pisau yang diayunkan pelaku.

“Jad korban kedua adalah teman pelaku sendiri. Saat mencoba melerai, dia terkena tusukan di bagian perut dan saat ini menjalani perawatan di RS Junaid,” kata Setyanto.

Sementara itu, kondisi Mamad jauh lebih serius. Korban mengalami luka berat akibat tusukan yang diterimanya dan harus menjalani operasi. Hingga Kamis malam, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Siti Khodijah Kota Pekalongan dalam kondisi belum sadar.

Polisi juga memastikan pelaku masih berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat melakukan penyerangan.

Baca Juga :  Modus Congkel Jendela Ruang Guru, Spesialis Curat Sekolah di Siwalan Diringkus Polisi

Selain itu, penyidik menemukan fakta bahwa Muh Reza Fahlevi bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Berdasarkan catatan kepolisian, ia merupakan residivis kasus penganiayaan berat yang terjadi di wilayah Landungsari, Kecamatan Pekalongan Timur, pada 2019. Dalam perkara tersebut, pelaku sempat menjalani hukuman penjara selama dua tahun enam bulan.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Penyidik terus melengkapi keterangan saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

Sebelumnya, aksi penusukan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu sempat membuat geger warga. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Polisi menemukan dua titik lokasi penganiayaan yang ditandai bercak darah, yakni di teras rumah warga dan di dekat kandang ayam di depan rumah lainnya. Tak lama setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan polisi, sementara kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Tawuran Gagal, Tiga Pelajar SMP Batang Malah Diciduk Polisi saat Motor Mogok dan Celurit 80 Cm Disita
Sok Sangar Todongkan Pistol Mainan, Perampok di Pemalang Gagal Gasak Toko Emas dan Berakhir jadi Pesakitan
Modus Bajak Akun Istri yang Hilang Kontak, Pria di Banyumas Tipu Warga Pekalongan Rp50 Juta
Korban Penusukan di Kuripan Kertoharjo Meninggal Dunia, Polisi Naikkan Jerat Hukum Pelaku
Warga Dikagetkan Pria Bersimbah Darah Minta Tolong, Korban Alami Banyak Luka Tusuk
Korban Penusukan di Pekalongan Ternyata Teman Pelaku, Polisi Selidiki Motif
Pria di Pekalongan Ditusuk Berkali-kali, Sempat Lari Minta Tolong namun Tetap Dikejar Pelaku
Beraksi Diam-diam, Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Belik Akhirnya Terbongkar Setelah Dipergoki Ibu Angkat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:52

Tawuran Gagal, Tiga Pelajar SMP Batang Malah Diciduk Polisi saat Motor Mogok dan Celurit 80 Cm Disita

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:19

Sok Sangar Todongkan Pistol Mainan, Perampok di Pemalang Gagal Gasak Toko Emas dan Berakhir jadi Pesakitan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:08

Modus Bajak Akun Istri yang Hilang Kontak, Pria di Banyumas Tipu Warga Pekalongan Rp50 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:42

Korban Penusukan di Kuripan Kertoharjo Meninggal Dunia, Polisi Naikkan Jerat Hukum Pelaku

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:53

Berawal dari Umpatan Saat Pesta Miras, Penusukan di Kuripan Kertoharjo Ternyata Libatkan Dua Korban

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01