KANAL BATANG — Booth Bank Indonesia (BI) Tegal menjadi salah satu titik yang ramai didatangi pengunjung dalam gelaran Pekan QRIS Nasional di Jalan Veteran, Kabupaten Batang. Beragam aktivitas interaktif yang ditawarkan membuat masyarakat rela mengantre dan berulang kali mencoba permainan di booth tersebut.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah permainan Basket Pong. Pengunjung diajak melakukan transaksi menggunakan QRIS sebelum mendapatkan kesempatan melempar bola pingpong ke sasaran.
Dalam permainan tersebut, satu kali scan QRIS memberikan dua kesempatan melempar bola. Pengunjung juga diperbolehkan melakukan scan lebih dari sekali sehingga memiliki kesempatan bermain lebih banyak.
Keramaian itu salah satunya dirasakan Bunga (19), warga Batang yang datang ke Pekan QRIS Nasional bersama ibu dan pacarnya.
Bunga bahkan beberapa kali kembali mencoba permainan tersebut. Ia mengaku telah melakukan scan QRIS lebih dari lima kali, bahkan lebih dari 10 kali, demi mendapatkan kesempatan melempar bola.
Upayanya pun membuahkan hasil. Sejumlah hadiah berhasil dibawa pulang, mulai dari gula, minyak, boneka hingga jajanan.
“Ini dapat gula satu, boneka satu, jajan satu, minyak dua,” kata Bunga kepada kanalplus.id, Senin (17/8/2026).
Menurut Bunga, pengalaman bermain di booth BI Tegal membuat penggunaan QRIS terasa berbeda. QRIS yang selama ini digunakannya untuk kebutuhan transaksi sehari-hari kini juga menjadi bagian dari aktivitas hiburan dalam sebuah acara.
Bunga sendiri mengaku sudah menggunakan QRIS selama sekitar dua tahun. Ia paling sering memanfaatkannya untuk membeli makanan atau jajan ketika tidak membawa uang tunai.
“Soalnya memudahkan untuk transaksi kalau enggak punya uang cash,” ujarnya.
Bagi calon mahasiswa yang baru lulus dari SMA Negeri 1 Batang itu, membawa telepon seluler kini terasa lebih praktis dibanding harus selalu membawa dompet dan uang tunai.
“Kalau mau beli apa-apa lebih mudah. Tinggal bawa HP, scan, bayar, sudah,” terangnya.
Penggunaan QRIS oleh Bunga juga cukup beragam. Selain membeli makanan, ia menggunakannya untuk berbelanja, membeli tiket bioskop hingga transaksi belanja daring.
“Bisa buat belanja. Bioskop bisa, belanja bisa, belanja online juga bisa. Belanja di Shopee, di TikTok, di Lazada, semuanya bisa,” tutur Bunga.
Ia juga menilai transaksi digital membuatnya tidak terlalu khawatir membawa uang tunai dalam jumlah banyak.
“Jadi enggak khawatir kalau dicuri orang uangnya,” ucapnya sambil tertawa.
Setelah mendapatkan sejumlah hadiah dari permainan Basket Pong, Bunga sebenarnya masih ingin kembali bermain. Namun, ia memilih berhenti dan memberikan kesempatan kepada pengunjung lainnya.
“Untung banget! Untung banyak. Kalau bisa ini saya mau main terus-terusan, tapi saya mempunyai jiwa kemanusiaan, jadi saya tidak mau scan lagi, soalnya saya harus berbagi sama orang,” ujarnya sambil bercanda.
Kerumunan di booth BI Tegal menunjukkan bahwa edukasi dan pengalaman penggunaan QRIS dapat dikemas melalui aktivitas yang tidak monoton. Permainan interaktif seperti Basket Pong membuat pengunjung bukan hanya melihat atau mendapatkan informasi tentang QRIS, tetapi juga langsung mempraktikkannya dalam suasana yang menghibur.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













