TEGAL, KANALPLUS.ID – Sebotol pertalite eceran yang pecah diduga menjadi awal musibah yang menghanguskan dua warung di Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Selasa (4/8/2026) pagi.
Dalam hitungan menit, kobaran api melalap warung sembako yang juga menjual pertalite eceran serta warung es kelapa muda yang berada berdampingan.
Selain menyebabkan kerugian belasan juta rupiah, kebakaran tersebut juga mengakibatkan seorang pemilik warung mengalami luka bakar dan harus mendapat perawatan medis.
Plt Kapolsek Margasari, IPTU Ida Bagus Nyoman Laksana, mengatakan kebakaran diduga bermula ketika sebuah botol berisi pertalite eceran terjatuh hingga pecah. Bahan bakar yang tumpah kemudian tersambar api dari kompor yang sedang digunakan memasak di warung sebelah.
“Dugaan sementara, pertalite yang tumpah langsung tersulut api dari kompor sehingga kobaran api dengan cepat membakar kedua bangunan,” ujar IPTU Ida Bagus.
Laporan kebakaran diterima polisi sekitar pukul 07.45 WIB. Personel Polsek Margasari bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal segera menuju lokasi untuk mengamankan area, membantu proses pemadaman, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dalam kejadian tersebut, pemilik warung berinisial R (55) mengalami luka bakar pada kedua kaki, siku tangan kanan dan pipi kiri. Korban langsung mendapat penanganan medis.
Api juga menghanguskan berbagai barang dagangan dan perlengkapan usaha, mulai dari sembako, rokok, stok pertalite eceran, kompor, kipas angin, termos, helm, music box hingga sekitar 60 butir kelapa muda.
Akibat kebakaran tersebut, total kerugian material yang ditanggung dua pemilik warung diperkirakan mencapai sekitar Rp11,5 juta.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, masyarakat diingatkan agar tidak ceroboh saat menyimpan maupun menjual bahan bakar eceran, terutama jika berada di dekat sumber api.
“Peristiwa ini menjadi pelajaran bahwa bahan bakar sangat mudah terbakar. Penyimpanan maupun penggunaannya harus memperhatikan aspek keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas IPTU Ida Bagus.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













