Presiden Dijadwalkan Hadiri Akad KPR Massal 62 Ribu Rumah Subsidi dari Batang, Ojol hingga ART Jadi Penerima

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kabupaten Batang akan menjadi pusat pelaksanaan akad massal 62.000 KPR Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan pada 30 Juli 2026 yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (24/7/26). Foto : Istimewa

Kabupaten Batang akan menjadi pusat pelaksanaan akad massal 62.000 KPR Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan pada 30 Juli 2026 yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (24/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.IDPerumahan Puri Delta City Side di Kabupaten Batang akan menjadi pusat pelaksanaan akad massal 62.000 KPR Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan pada 30 Juli 2026. Presiden Republik Indonesia dijadwalkan hadir untuk menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada para penerima manfaat yang berasal dari berbagai profesi, mulai pengemudi ojek online, guru, perawat, asisten rumah tangga hingga pedagang jamu.

Kabupaten Batang dipilih menjadi lokasi utama pelaksanaan akad massal KPR Subsidi dan KUR Perumahan berskala nasional yang diinisiasi BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Sebanyak 62.000 calon debitur dari 36 provinsi akan mengikuti akad secara serentak. Dari jumlah tersebut, 400 peserta terdiri atas 200 penerima KPR Subsidi dan 200 penerima KUR Perumahan akan hadir langsung di Perumahan Puri Delta City Side, sedangkan 61.800 peserta lainnya mengikuti prosesi secara daring dari lebih dari 100 titik di Indonesia.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan agar agenda nasional tersebut berjalan lancar.

Baca Juga :  Antisipasi ISPA, Ratusan Warga di Sekitar PLTU Batang Diperiksa Kesehatan

“Kami terus berkoordinasi dengan Menteri PKP selaku Ketua Komite kami serta tim Kepresidenan RI. Dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah daerah, bank penyalur, dan asosiasi pengembang perumahan,” ujar Heru, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, dipilihnya Batang sebagai lokasi utama menunjukkan kesiapan daerah dan sinergi berbagai pihak dalam mendukung program penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam acara tersebut, Presiden juga dijadwalkan menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada 10 penerima manfaat, kemudian meninjau kawasan perumahan serta berdialog langsung dengan warga dan peserta akad massal.

Penerima program berasal dari berbagai profesi, baik pekerja tetap maupun informal. Di antaranya pengemudi ojek online, pemuka agama, guru, perawat, asisten rumah tangga, anggota TNI-Polri hingga penjual jamu.

Heru menegaskan kehadiran Presiden menjadi bukti bahwa pemerintah terus memberi perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kepemilikan rumah pertama.

“Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah menaruh perhatian dalam menyediakan hunian pertama bagi masyarakat, terutama Masyarakat Berpenghasilan Rendah,” katanya.

Baca Juga :  Senator Senayan Soroti Pengawasan Program MBG Usai Temuan Dugaan Menu Berbelatung di Pekalongan

Data BP Tapera menunjukkan hingga 23 Juli 2026 pembiayaan FLPP telah tersalurkan untuk 111.537 unit rumah dengan nilai mencapai Rp13,874 triliun. Penerima manfaat didominasi pekerja swasta sebesar 63,88 persen, disusul wiraswasta 17,26 persen, PNS/TNI/Polri 9,81 persen, dan profesi lainnya 9,05 persen.

Perumahan Puri Delta City Side yang dikembangkan PT Dwiwahana Delta Megah dipilih sebagai lokasi utama karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur. Kawasan seluas 13 hektare tersebut memiliki potensi pembangunan 1.219 unit rumah. Saat ini sekitar 200 unit telah dibangun dan 150 unit di antaranya telah dihuni.

Agenda di Batang ini menjadi pelaksanaan akad massal terbesar yang pernah digelar pemerintah, melampaui kegiatan serupa di Cileungsi dengan 26.000 unit dan di Serang sebanyak 50.030 unit pada 2025. Dengan demikian, Batang akan menjadi etalase nasional program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia
Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal
Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026
Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden
Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI
Haedar Nashir Soroti Media Sosial: Dulu Berita Dikurasi, Kini Semua Orang Bisa Merasa Paling Benar
Muktamar XVI Dibuka di Unimus, Tapak Suci Susun Arah Organisasi Menuju Kancah Dunia
Bukan Diserbu Impor, Kemenperin Sebut Turunnya Order Ekspor Jadi Pemicu Ancaman PHK 1.500 Buruh Garmen Jateng

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan bagian belakang Po Bus Tunas Muda yang terbakar di KM 350 Tol Semarang - Batang, Minggu (13/9/26) pagi. Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Batang

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:50 WIB

Lansia yang bekerja sebagai petani di Batang dilaporkan tewas tertemper kereta api saat berjalan di rel Desa Ponowareng, Sabtu (12/9/26). Foto: Istimewa & AI

Peristiwa

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB