Antisipasi ISPA, Ratusan Warga di Sekitar PLTU Batang Diperiksa Kesehatan

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Batang melakukan pemeriksaan rongen kepada warga tiga desa yang tinggal di sekitar area PLTU Batang, Rabu (20/5/26).

Tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Batang melakukan pemeriksaan rongen kepada warga tiga desa yang tinggal di sekitar area PLTU Batang, Rabu (20/5/26).

BATANG, KANALPLUS.ID – Sebanyak 300-an warga yang tinggal di sekitar kawasan operasional PLTU Batang diperiksa kesehatannya oleh Dinas Kesehatan setempat. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk mitigasi sekaligus upaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat di desa yang paling dekat dengan PLTU tetap terjaga.

Program yang merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) pilar kesehatan itu berlangsung selama tiga hari. Pemeriksaan kesehatan dipusatkan di tiga desa sekitar PLTU Batang, yakni Desa Ponowareng, Ujungnegoro, dan Karanggeneng, Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr. Ida Susilaksmi, M.Kes menjelaskan, pemeriksaan kesehatan kali ini difokuskan pada deteksi dini berbagai gangguan kesehatan, terutama penyakit saluran pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Fokus utama pemeriksaan kesehatan kali ini adalah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan, terutama penyakit ISPA. Warga juga diberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga :  Truk Mogok di Pantura Batang Berujung Tabrakan Berantai, Tiga Pengguna Jalan Terluka

Selain gangguan pernapasan, tim kesehatan juga menemukan sejumlah keluhan penyakit tidak menular yang cukup banyak dialami masyarakat, seperti hipertensi dan diabetes melitus.

“Jadi masyarakat kadang tidak menyadari adanya gangguan kesehatan sebelum merasa ada keluhan seperti tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi,” jelasnya.

Adapun untuk gangguan ISPA, pihaknya belum mendapatkan laporan menyeluruh dari kegiatan pemeriksaan kesehatan karena detailnya masih dianalisa lebih mendalam.

“Yang jelas selain pemeriksaan umum, petugas kami juga membawa fasilitas mobile x-ray untuk pemeriksaan paru-paru dan dada,” tegasnya.

General Manager Stakeholder Relationship PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) yang  perusahaan pengelola PLTU Batang, Aryamir H. Sulasmoro menambahkan bahwa perusahaan ingin memastikan kondisi kesehatan warga selama PLTU beroperasi.

Baca Juga :  Lelang APJ Pintar Rp143,7 Miliar Dibuka, Investor Asing Boleh Masuk tapi Wajib Gandeng Pengusaha Batang

“Tujuan kami ingin mengetahui tingkat kesehatan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kegiatan operasional PLTU kami. Harapannya apabila ditemukan penyakit atau keluhan kesehatan tertentu, ke depan kami juga bisa membantu proses penanganannya,” ujarnya.

Menurut Aryamir, kegiatan tersebut merupakan program pemeriksaan kesehatan menyeluruh pertama yang dilakukan perusahaan di tiga desa di dekat PLTU Batang. Hasil pemeriksaan nantinya akan dievaluasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Batang untuk menentukan langkah tindak lanjut.

“Ini memang baru pertama kali kami lakukan. Insyaallah nanti akan kami review lagi dan harapan kami kegiatan ini tidak berhenti di sini,” katanya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta

Berita Terbaru