Diduga Dipengaruhi Miras dan Obat, Pria di Pekalongan Sayat Pergelangan Tangan Pakai Pecahan Botol

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 17:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Korban setelah berhasil ditenangkan terbaring untuk mendapatkan perawatan dari tim medis IGD RS Siti Khotijah Kota Pekalongan, Senin (8/6/26). Foto : Istimewa

Korban setelah berhasil ditenangkan terbaring untuk mendapatkan perawatan dari tim medis IGD RS Siti Khotijah Kota Pekalongan, Senin (8/6/26). Foto : Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Seorang pria di Kota Pekalongan harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan kirinya menggunakan pecahan botol minuman, Senin (8/6/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah kamar Kos Teratai, RT 05 RW 02, Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur.

Berdasarkan keterangan polisi sebelum kejadian korban diketahui datang menemui seorang rekannya untuk mengajak mengonsumsi minuman keras. Keduanya kemudian minum bersama di dalam kamar kos.

Sekitar satu jam kemudian, saat rekannya sedang bermain telepon genggam, terdengar suara benda pecah dari dalam kamar. Ketika diperiksa, korban diketahui telah memecahkan botol minuman dan menggunakan pecahannya untuk melukai dirinya sendiri dengan cara menyayat pergelangan tangan kiri.

Baca Juga :  OJK Tegal Akui Laporan Scam dan Pinjol Hampir Tiap Hari

Akibat aksi tersebut, korban langsung mengalami pendarahan cukup banyak hingga membuat rekannya panik dan meminta bantuan penjaga kos.

Penjaga kos kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Poncol. Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi bersama ambulans untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Siti Khotijah Kota Pekalongan.

Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Handayani dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dalam kondisi sadar.

“Korban sudah mendapatkan perawatan medis dan masih sadar. Penyebab pasti kejadian belum dapat diketahui karena korban belum bisa diajak berkomunikasi,” terangnya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga berada dalam kondisi mabuk berat. Selain mengonsumsi minuman keras, korban juga diduga dipengaruhi obat-obatan jenis pil koplo.

Baca Juga :  Banyak Warga Ingin Adopsi Bayi Temuan di Terminal Pekalongan, Dinsos Minta Ikuti Prosedur

Saat menjalani perawatan di rumah sakit, korban dikabarkan sempat mengamuk sehingga harus ditenangkan oleh petugas medis dan pihak terkait.

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan dokumen yang diperlukan, serta memastikan korban mendapatkan penanganan medis.

Hingga Senin sore, penyebab pasti korban nekat melukai dirinya sendiri masih dalam penyelidikan. Polisi masih menunggu kondisi korban membaik untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Disclaimer : Apabila Anda atau orang terdekat mengalami tekanan emosional atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan dari keluarga, tenaga kesehatan, psikolog, atau layanan krisis setempat. Dukungan dan penanganan dini dapat membantu mencegah situasi yang lebih buruk.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Sehat Berbusana Batik di Kota Pekalongan, Aaf Singgung Persaingan Produk Impor
Atlet Esports Pekalongan Raih Perak Porprov Jateng 2026, Mental Jadi Kunci
RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November
Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi
Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung
Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta
Purna Tugas, 22 ASN Pemkot Pekalongan Diminta Tetap Aktif di Masyarakat
Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Jalan Sehat Berbusana Batik di Kota Pekalongan, Aaf Singgung Persaingan Produk Impor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Atlet Esports Pekalongan Raih Perak Porprov Jateng 2026, Mental Jadi Kunci

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02 WIB

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung

Berita Terbaru