Upaya Penyelesaian Kasus Dugaan Bullying di Pemalang Gagal, Orang Tua Murid Pilih Lanjut Proses Hukum

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kasus dugaan bullying di SDN Banjaranyar 01 Randudongkal, Kabupaten Pemalang akhirmya bergulir ke ranah hukum setelah orang tua murid melapor ke polisi, Sabtu (2/5/26).

Kasus dugaan bullying di SDN Banjaranyar 01 Randudongkal, Kabupaten Pemalang akhirmya bergulir ke ranah hukum setelah orang tua murid melapor ke polisi, Sabtu (2/5/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Upaya mediasi dalam kasus dugaan perundungan di SDN Banjaranyar 01, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, belum membuahkan hasil. Konflik antara orang tua siswa dan pihak sekolah justru berlanjut hingga ke ranah hukum.

Kepala sekolah, Sri Umbartriningsih, mengungkapkan bahwa sejumlah upaya komunikasi telah dilakukan, termasuk melalui fasilitasi kecamatan dan Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Randudongkal.

Namun, beberapa agenda pertemuan tidak pernah berjalan efektif karena pihak orang tua siswa tidak hadir bahkan pihak sekolah juga sudah melakukan pendekatan persuasif dengan mengunjungi siswa untuk mengajak kembali masuk sekolah akan tetapi tidak pernah ditemui.

Baca Juga :  Hari Keempat Pencarian Nelayan Pemalang di Perairan Asemdoyong Belum Ungkap Keberadaan Toto

“Jadi kami sebenarnya sudah datang lengkap saat audiensi, tapi yang bersangkutan tidak hadir, Padahal orang tua siswa yang mengajukan sendiri untuk beraudensi,” ungkap Sri di kantornya, Sabtu (2/5/2026).

Kemudian pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Didndikbud) juga sudah berupaya untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan antara sekolah dengan orang tua, namun tidak mendapatkan respon.

“Pak Kabid sudah mendatangai rumah orang tua murid akan tetapi di waktu yang sama yang bersangkutan memilih lapor ke polisi,” beber Sri.

Baca Juga :  Sangat Terkenal di Moga, Begini Kesaksian Warga Terkait Sosok Orang Dekat Bupati Pemalang

Di sisi lain, orang tua siswa, Arsyad Tugimin, memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan perundungan ke Polres Pemalang.

Ia beralasan, persoalan sudah terlanjur masuk ke ranah hukum sehingga tidak lagi menghadiri undangan mediasi.

Kasus ini semakin memanas setelah ramai diperbincangkan di media sosial dan melibatkan sejumlah pihak, termasuk LSM dan pemerintah setempat.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan bagian belakang Po Bus Tunas Muda yang terbakar di KM 350 Tol Semarang - Batang, Minggu (13/9/26) pagi. Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Batang

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:50 WIB

Lansia yang bekerja sebagai petani di Batang dilaporkan tewas tertemper kereta api saat berjalan di rel Desa Ponowareng, Sabtu (12/9/26). Foto: Istimewa & AI

Peristiwa

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB