Pria Misterius Tenggelam di Kali Banger Pekalongan, Saksi Mata Ungkap Kronologi Kejadian

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan SAR melakukan upaya pencarian korban yang dilaporkan tenggelam di Kali Banger masuk wilayah Kelurahan Setono, Kota Pekalongan, Senin (15/6/26).

Tim gabungan SAR melakukan upaya pencarian korban yang dilaporkan tenggelam di Kali Banger masuk wilayah Kelurahan Setono, Kota Pekalongan, Senin (15/6/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Suasana tenang di bantaran Kali Banger, Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang pria yang belum diketahui identitasnya dilaporkan tenggelam tanpa sempat berteriak minta tolong. Dua saksi mata yang kebetulan hendak memancing di lokasi kejadian sempat melihat korban melambaikan kedua tangannya dengan kepala sudah timbul tenggelam di atas permukaan air.

Hingga sore, tim gabungan SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diduga tenggelam di sekitar 25 meter dari jembatan penghubung Kelurahan Poncol dan Kelurahan Setono.

Siti Aminah (80), warga Poncol yang menjadi saksi mata, mengaku menjadi orang pertama yang melihat detik-detik korban menghilang.

Saat itu ia sedang memancing di tepi sungai bersama rekannya. Awalnya ia mengira seseorang yang berada di tengah sungai sedang mandi seperti warga pada umumnya.

“Saya kira orang mandi. Saya berhenti dan memperhatikan. Ternyata orang itu melambai-lambaikan tangan, lalu langsung tenggelam,” tutur Siti kepada wartawan, Senin (15/6/2026) sore.

Menurutnya, korban hanya sempat muncul sesaat dengan posisi kepala berada di atas permukaan air sambil menggerakkan tangan seperti meminta bantuan.

Baca Juga :  Rutan Pekalongan Sisir Seluruh Kamar Tahanan, Pegawai dan Warga Binaan Jalani Tes Urine Massal

Gerakan tersebut terlihat semakin lemah sebelum akhirnya tubuh korban menghilang ke dalam sungai.

“Saya langsung teriak, ‘Ada orang tenggelam… ada orang tenggelam!’ Tapi tidak lama kemudian dia sudah hilang,” ujarnya.

Siti mengatakan lokasi kejadian saat itu relatif sepi. Hanya ada seorang pemancing lain yang berada di ujung sungai. Mendengar teriakan tersebut, pria itu langsung berlari menuju lokasi sambil membawa alat pancingnya.

Namun upaya memberikan pertolongan tidak sempat dilakukan karena korban sudah lebih dulu tenggelam.

“Saya tidak tahu awalnya bagaimana. Saya melihatnya sudah dalam posisi di air, melambai-lambaikan tangan lalu tenggelam,” katanya.

Ia memperkirakan korban adalah seorang laki-laki, meski wajahnya tidak terlihat jelas karena yang tampak hanya bagian kepala di atas air.

Sementara itu, Komandan Koramil Pekalongan Timur Kapten Abdul Mutholib mengatakan pihaknya menerima laporan adanya indikasi seseorang tenggelam di bawah jembatan yang menghubungkan Kelurahan Poncol dan Kelurahan Setono.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

“Berdasarkan keterangan beberapa saksi, ada seseorang yang berada di sungai kemudian meminta tolong sebelum tenggelam. Sampai sekarang masih dilakukan pencarian oleh tim SAR, TNI, Polri dan instansi terkait,” katanya.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sepasang sandal yang berada di bawah jembatan. Barang tersebut diduga berkaitan dengan korban, meski hingga kini belum dapat dipastikan.

“Ada sepasang sandal di bawah jembatan. Kemungkinan korban turun ke bawah untuk suatu aktivitas, tetapi aktivitas apa kami belum mengetahui karena saksi masih sangat minim,” jelas Abdul Mutholib.

Berdasarkan keterangan tiga saksi yang telah dimintai informasi, korban diduga berjenis kelamin laki-laki. Namun identitas maupun perkiraan usianya belum dapat dipastikan karena saat terlihat di permukaan hanya bagian kepala yang muncul.

Petugas juga memperkirakan kedalaman Kali Banger di lokasi kejadian mencapai sekitar empat hingga lima meter, sehingga menyulitkan proses pencarian.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih menyisir aliran sungai untuk menemukan korban.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Libur Panjang Berakhir, Lebih dari 17 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan
Bahurekso Bangkit Resmi Dideklarasikan, Horison Nahkodai Ormas dengan Misi Tinggalkan Citra Arogan
Ampera Pekalongan Mulai Konsolidasi, Siapkan Gerakan Respons Dinamika Nasional dan Kenaikan Beban Masyarakat
Heboh Udik-udikan Rp15 Juta di Pekalongan Ternyata Hoaks, Keluarga Pilih Batalkan Syukuran dan Bagi-bagi ke Tetangga
Edukasi ke Sekolah Dekat Tol, PBTR Ingatkan Pelajar Jangan Nongkrong hingga Balap Liar di Area Exit Tol
Siswa MI Dekoro dan SDN Keputran 6 Senang Dapat Menu MBG, Wali Murid: Menunya Enak-Enak
Diduga Dipengaruhi Miras dan Obat, Pria di Pekalongan Sayat Pergelangan Tangan Pakai Pecahan Botol
Kasus Dugaan Pencabulan Sejumlah Santri di Pekalongan Naik Penyidikan, Terduga Guru Mengaji Dikabarkan Menghilang

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:25 WIB

Libur Panjang Berakhir, Lebih dari 17 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:13 WIB

Pria Misterius Tenggelam di Kali Banger Pekalongan, Saksi Mata Ungkap Kronologi Kejadian

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bahurekso Bangkit Resmi Dideklarasikan, Horison Nahkodai Ormas dengan Misi Tinggalkan Citra Arogan

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:18 WIB

Ampera Pekalongan Mulai Konsolidasi, Siapkan Gerakan Respons Dinamika Nasional dan Kenaikan Beban Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:13 WIB

Heboh Udik-udikan Rp15 Juta di Pekalongan Ternyata Hoaks, Keluarga Pilih Batalkan Syukuran dan Bagi-bagi ke Tetangga

Berita Terbaru