Nelayan hingga Ponpes Jadi Sasaran, 31 Hewan Kurban dari PLTU Batang Disebar ke 25 Titik

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim Stakeholder Relation PT BPI menyerahkan bantuan hewan kurban kepada nelayan dan Desa Kedungsegog, Selasa (26/5/26). Foto : Istimewa

Tim Stakeholder Relation PT BPI menyerahkan bantuan hewan kurban kepada nelayan dan Desa Kedungsegog, Selasa (26/5/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Momentum Idul Adha dimanfaatkan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar kawasan operasional PLTU Batang. Tahun ini, perusahaan menyalurkan 31 hewan kurban berupa sapi dan kambing ke 25 titik penerima di Kabupaten Batang.

Hewan kurban tersebut didistribusikan ke desa-desa, masjid, musala, pondok pesantren, kelompok masyarakat hingga komunitas nelayan di sekitar wilayah operasional PLTU.

Distribusi dilakukan melalui panitia kurban di masing-masing wilayah agar pembagian daging kepada warga berjalan lebih tertib dan merata.

General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro, mengatakan program kurban tahunan itu menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Ditemukan Meninggal Tak Wajar, Pegawai Lapas di Batang Diduga Terjerat Pinjol dan Judol

Menurutnya, Idul Adha bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan.

“Penyaluran hewan kurban ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus komitmen kami untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar PLTU Batang,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/5/26).

Salah satu penerima bantuan berasal dari kelompok nelayan di Dukuh Roban Barat, Desa Kedungsegog. Kepala Desa Kedungsegog, Rusbad, menyebut bantuan hewan kurban dari BPI rutin dirasakan masyarakat setiap tahun.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya membantu warga secara ekonomi, tetapi juga menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Empat Kecamatan di Batang Belum Punya Kantong Parkir Resmi, Setoran Retribusi Masih Tertahan di Angka 26 Persen

Hal senada disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Batang, Teguh Tarmudjo. Ia menilai bantuan hewan kurban sangat berarti bagi masyarakat nelayan yang menjadi salah satu kelompok penerima manfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLTU Batang atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat nelayan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga,” katanya.

Selain program kurban, BPI selama ini juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program kurban tahunan itu menjadi salah satu cara perusahaan menjaga kedekatan dengan masyarakat di tengah aktivitas operasional pembangkit listrik di kawasan pesisir Batang.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan
74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG
Jembatan Sempit Jadi Biang Macet Jalur Alternatif Menuju KITB, Pelebaran Diusulkan 2027

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Selasa, 8 September 2026 - 06:35 WIB

Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB