Mengaku Melihat Jelas dari Jarak 3 Meter, Saksi Tak Tahu Plat Mobil hingga Identitas Pembawa Gacon

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Sidang lanjutan dengan agenda mendengar keterangan saksi dugaan kasus penculikan dan penganiayaan terhadap penjual martabak di Kedungwuni dengan terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel berlangsung di PN Pekalongan, Rabu (24/6/26).

Sidang lanjutan dengan agenda mendengar keterangan saksi dugaan kasus penculikan dan penganiayaan terhadap penjual martabak di Kedungwuni dengan terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel berlangsung di PN Pekalongan, Rabu (24/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.IDSaksi meringankan yang diajukan terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel yakni Ali Amran mengaku melihat langsung peristiwa yang menimpa Purwanto alias Gacon dari jarak sekitar tiga meter.

Namun ketika dicecar lebih jauh oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan Pengadilan Negeri Pekalongan, saksi mengaku tidak mengetahui nomor polisi kendaraan yang digunakan maupun identitas orang-orang yang membawa korban.

Menurut ketetangan saksi, empat orang berpakaian hitam datang dan memegang tangan korban sebelum membawanya ke dalam mobil berwarna hitam.

Baca Juga :  Pemuda Wiradesa Bernasib Apes, Simpan Sabu 5,45 Gram di Motor Berujung Dibawa Polisi

“Saya melihat jelas,” kata saksi dalam sidang, Rabu (24/6/2026).

Meski demikian, saat ditanya JPU mengenai plat kendaraan, arah kedatangan mobil, hingga identitas pengemudi, saksi mengaku tidak mengetahuinya.

JPU kemudian mempertanyakan hal tersebut mengingat saksi mengaku berada di lokasi sejak sebelum kejadian hingga peristiwa berlangsung.

Selain itu saksi yang dihadirkan terdakwa juga mengaku melihat wajah orang-orang yang membawa korban Gacon tetapi tidak mengenal satupun dari mereka.

Baca Juga :  Pisau Berdarah dan Hasil Otopsi Jadi Fokus Penyelidikan Kematian Daniel Faza di Pekalongan

“Saya hanya melihat tapi tidak kenal,” ujarnya saat menjawab pertanyaan majelis hakim.

Sidang lanjutan kasus dugaan penculikan dan penganiayaan bakul martabak saat menjelang pelaksanan Pilkada Kabupaten Pekalongan 2024 tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti didampingi dua hakim anggota Veni Wahyu Mustika Rini dan Rino Ardian Wigunadi.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan
Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Sabtu, 12 September 2026 - 07:25 WIB

Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Lurah Sumbangkulon Agatha Franky Irawan mengungkap kondisi mental panitia karnaval yang terganggu lantaran tekanan dan serangan di media sosial pasca aksi teatrikal yang banyak mendapat hujatan di dunia maya, Selasa (15/9/26).

Pekalongan

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:41 WIB