May Day di Kota Pekalongan, Ratusan Buruh Do’a Bersama dan Orasi Aspirasi

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ratusan gabungan buruh dari Kota Pekalongan dan Batang menggelar aksi orasi May Day di kawasan Monumen Joeang, Jum'at (1/5/26).

Ratusan gabungan buruh dari Kota Pekalongan dan Batang menggelar aksi orasi May Day di kawasan Monumen Joeang, Jum'at (1/5/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berlangsung berbeda. Ratusan buruh memilih merayakannya dengan do’a bersama dan istighosah serta berbagi doorprise yang diakhiri dengan orasi dilanjutkan konvoi berkeliling kota.

Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Pekalongan, Alifan Santoso, mengatakan peringatan May Day tahun ini tetap menjadi momentum menyuarakan aspirasi buruh, meski dikemas secara lebih sejuk dan humanis.

“Jadi pada May Day 2026 ini ada tiga tuntutan utama, yakni pengesahan undang-undang ketenagakerjaan yang pro buruh sebagai pengganti UU Cipta Kerja, upah layak sesuai inflasi, serta penghapusan sistem outsourcing dan kontrak jangka pendek,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (1/5/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini kondisi ketenagakerjaan di Pekalongan masih menghadapi tantangan serius. Dari sekitar 2.021 anggota SPN di 10 perusahaan, sekitar 60 persen di antaranya berstatus pekerja kontrak dengan durasi kerja pendek.

Baca Juga :  BPN dan Pemkot Pekalongan Integrasikan Layanan Tanah, Peralihan Hak Ditargetkan Selesai 10 Hari

“Ini cukup memprihatinkan. Banyak pekerja hanya dikontrak 3 sampai 6 bulan. Selain itu, ada juga pekerja yang dirumahkan, bahkan dalam seminggu hanya bekerja tiga hari,” tambahnya.

SPN, lanjutnya, terus melakukan berbagai upaya mulai dari penguatan organisasi di tingkat perusahaan, pendidikan advokasi hak pekerja, hingga mendorong pengawasan ketenagakerjaan agar lebih aktif turun ke lapangan.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan yang hadir bersama kapolres dan dandim menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah sebagai kunci keberlangsungan investasi dan kesejahteraan buruh.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar, diikuti tidak hanya dari Kota Pekalongan, tapi juga dari Batang dan kabupaten sekitar. Ini menunjukkan sinergitas yang luar biasa antara buruh, pemerintah, TNI-Polri, dan perusahaan,” katanya.

Baca Juga :  Praperadilan AHF Ditolak Seluruhnya, Hakim Nyatakan Status Tersangka hingga Penahanan Sah

Ia juga mengapresiasi kondisi ketenagakerjaan di Kota Pekalongan yang relatif kondusif, termasuk dalam hal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang disebut tidak menimbulkan persoalan berarti tahun ini.

“Kalau kondisi tetap kondusif, investor pasti tertarik masuk. Tapi kalau tidak, tentu mereka akan berpikir ulang. Karena itu saya pesan kepada teman-teman buruh untuk tetap menjaga situasi, jangan mudah terprovokasi,” tegasnya.

Terkait masih adanya buruh yang dirumahkan, pemerintah daerah memastikan hak-hak pekerja tetap harus dipenuhi sesuai aturan yang berlaku. Sejumlah bantuan sosial juga telah disalurkan sebelumnya untuk meringankan beban para pekerja terdampak.

“Peringatan May Day di Pekalongan tahun ini pun menjadi contoh pendekatan baru dalam menyuarakan aspirasi buruh tanpa aksi turun ke jalan, namun tetap substansial melalui dialog, doa, dan kebersamaan,” tutupnya.

 

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi
Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung
Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta
Purna Tugas, 22 ASN Pemkot Pekalongan Diminta Tetap Aktif di Masyarakat
Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium
Investasi ke Guru PAUD, Pemkot Pekalongan Beri Beasiswa S-1
Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun
Heritage Fun Bike PWI Pekalongan Padukan Olahraga, Wisata dan Pelajaran Sejarah

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Purna Tugas, 22 ASN Pemkot Pekalongan Diminta Tetap Aktif di Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium

Berita Terbaru