PEMALANG, KANALPLUS.ID – Menteri Agama Nazaruddin Umar mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap pernikahan. Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Pemalang, ia menegaskan Kementerian Agama tengah menyiapkan program nikah massal gratis agar pasangan tidak terbebani biaya mahar atau pesta yang besar.
Menurut Nazaruddin, banyak pasangan sebenarnya telah memenuhi syarat menikah, namun menunda karena terkendala biaya resepsi, sewa gedung maupun kebutuhan lain yang nilainya tidak sedikit.
Melalui program nikah massal, seluruh proses administrasi akan difasilitasi negara secara gratis, mulai dari pencatatan perkawinan hingga dokumen kependudukan.
Namun yang lebih penting, kata Menag, pasangan muda diharapkan dapat mengalihkan uang yang dimiliki untuk kebutuhan yang lebih produktif.
“Kalau ada uangnya, lebih baik disimpan menjadi modal kerja atau untuk pendidikan anak di masa depan, bukan habis untuk pesta,” ujarnya, kepada wartawan, Jumat (26/6/26).
Ia menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat menggelar resepsi secara mandiri. Program nikah massal hanya menjadi solusi bagi warga yang ingin menikah secara sah tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.
Selain membantu masyarakat, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama memastikan seluruh pasangan di Indonesia memiliki status perkawinan yang sah secara agama maupun negara.
“Negara hadir agar semua pasangan menjadi pasangan legal. Jangan sampai ada hubungan tanpa ikatan perkawinan yang sah,” tegas Nazaruddin.
Program nikah massal ini disiapkan sebagai salah satu agenda strategis Kementerian Agama dalam memperluas akses layanan keagamaan sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi keluarga Indonesia.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD










