Polres Batang Matangkan Strategi Humanis Jelang May Day, 530 Personel Disiagakan

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan personel polisi dari Polres Batang terlibat dalam simulasi pengamanan aksi menjelang Peringatan Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei 2026 mendatang, Kamis (23/4/26).

Ratusan personel polisi dari Polres Batang terlibat dalam simulasi pengamanan aksi menjelang Peringatan Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei 2026 mendatang, Kamis (23/4/26).

BATANG, KANALPLUS.ID- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei mendatang, Polres Batang mulai mematangkan berbagai skenario pengamanan. Fokus utama bukan semata pada penindakan, melainkan kesiapan personel dalam mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal aspirasi buruh.

Kesiapan itu polisi terlihat dalam simulasi pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar di Jalan Veteran tepatnya di depan pintu gerbang Pendopo Kabupaten Batang yang diikuti oleh ratusan personil. Dalam latihan tersebut, berbagai potensi situasi, termasuk kondisi darurat dan eskalasi massa, diperagakan sebagai bagian dari antisipasi dini.

Kapolres Batang, AKBP Veronica, menegaskan bahwa latihan ini menjadi bekal penting bagi anggota, baik dari sisi teori maupun praktik lapangan. Terutama dalam menghadapi kemungkinan situasi kontingensi yang berkembang cepat.

“Jadi latihan ini untuk memastikan personel siap, baik secara pengetahuan maupun keterampilan di lapangan ketika menghadapi kondisi mendesak,” ujarnya usai simulasi, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  Tangis Bocah di Batang Pecah Setelah Tubuhnya Disambar Api, Dugaan Perundungan Jadi Sorotan

Meski dalam simulasi sempat diperagakan skenario aksi anarkis, Polres Batang menegaskan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama. Aparat diminta mengawal jalannya aksi dengan mengedepankan komunikasi dan pelayanan terhadap massa aksi.

Menurut AKBP Veronica, pengamanan aksi unjuk rasa bukanlah upaya pembatasan, melainkan bentuk kehadiran negara untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

“Kita kedepankan cara-cara humanis. Bagaimana aspirasi bisa disampaikan dengan baik, itu yang kita jaga. Tugas kita hanya sebatas pengamanan,” tegasnya.

Dalam menghadapi potensi pergerakan massa saat May Day, Polres Batang juga memperkuat sinergi lintas instansi. Sebanyak 530 personel diterjunkan, dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Batang, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Baca Juga :  SPPG Pecalungan Disidak, DPRD Batang Temukan Banyak Pelanggaran Standar Mulai dari Lalat hingga Drainase

Selain kesiapan teknis, faktor kondusivitas daerah juga menjadi perhatian. Kapolres menilai hubungan antara serikat pekerja dan dunia industri di Batang sejauh ini berjalan solid, sehingga diharapkan dapat meminimalisir potensi gesekan.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga iklim investasi yang selama ini berkontribusi pada terbukanya lapangan pekerjaan di wilayah tersebut.

Batang ini punya potensi besar dan sudah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Menutup rangkaian simulasi, Kapolres menekankan bahwa kesiapan mental anggota menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Ia mengingatkan bahwa pengamanan May Day bukan sekadar tugas, melainkan bentuk tanggung jawab menjaga rumah bersama.

“Kita wajib mengamankan Batang ini, karena ini rumah kita,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

TKW Batang Hilang 31 Tahun di Malaysia, Kades Adinuso Akui Lemahnya Pendataan Pekerja Migran di Desanya
Tangis Bahagia Pecah di Batang, TKW yang Hilang 31 Tahun di Malaysia Akhirnya Pulang dan Bertemu Keluarga
Oleng Saat Disalip Truk di Pantura Batang, Dua Pemotor Tewas Terlindas
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Majapahit di Batang, Identitas Korban Terungkap lewat Sidik Jari
Kisah Haru Warga Batang 31 Tahun Kehilangan Ibu di Malaysia, Jalan Pulang Terbuka Setelah Senator Senayan Turun Tangan
Tangis Bocah di Batang Pecah Setelah Tubuhnya Disambar Api, Dugaan Perundungan Jadi Sorotan
DPRD Batang Minta Sekolah Aktif Awasi MBG, Paket Makanan Tak Layak Langsung Dikembalikan
31 Tahun Terpisah Tanpa Kabar, Anto Warga Batang Akhirnya Bertemu Ibu Kandung di Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:50 WIB

TKW Batang Hilang 31 Tahun di Malaysia, Kades Adinuso Akui Lemahnya Pendataan Pekerja Migran di Desanya

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:22 WIB

Tangis Bahagia Pecah di Batang, TKW yang Hilang 31 Tahun di Malaysia Akhirnya Pulang dan Bertemu Keluarga

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:51 WIB

Oleng Saat Disalip Truk di Pantura Batang, Dua Pemotor Tewas Terlindas

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:13 WIB

Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Majapahit di Batang, Identitas Korban Terungkap lewat Sidik Jari

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:39 WIB

Kisah Haru Warga Batang 31 Tahun Kehilangan Ibu di Malaysia, Jalan Pulang Terbuka Setelah Senator Senayan Turun Tangan

Berita Terbaru