Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Kendal Belajar Bikin Roti untuk Bekal Hidup Baru

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga binaan sedang mengikuti pelatihan bakery yang difasilitasi Lapas Kendal Bekerja sama dengan PT Jaya Farmex, Rabu (13/4/26). Foto : Istimewa

Sejumlah warga binaan sedang mengikuti pelatihan bakery yang difasilitasi Lapas Kendal Bekerja sama dengan PT Jaya Farmex, Rabu (13/4/26). Foto : Istimewa

KENDAL,KANALPLUS.ID – Aroma roti yang baru matang memenuhi Aula Hastinapura Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal, Rabu (13/5/2026). Di balik suasana yang biasanya identik dengan pembinaan dan pengamanan, sejumlah warga binaan tampak serius mengaduk adonan, menimbang bahan, hingga belajar teknik memanggang pastry.

Bukan sekadar kegiatan biasa, pelatihan bakery yang digelar bekerja sama dengan PT Jaya Fermex itu menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan usaha sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Para peserta yang mengikuti pelatihan merupakan warga binaan yang memiliki minat di bidang tata boga. Mereka mendapatkan pelatihan langsung dari tim instruktur profesional mulai dari pengenalan bahan dasar roti, teknik mengolah adonan, hingga proses pemanggangan yang benar.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Beberapa warga binaan tampak aktif bertanya mengenai teknik membuat tekstur roti yang lembut, cara fermentasi yang tepat, hingga peluang usaha bakery rumahan.

Baca Juga :  Sidang Perdana Fadia Arafiq Dibuka, Jaksa Ungkap Dugaan 'Setir' Proyek Pemkab hingga Gratifikasi Rp2,89 Miliar

Pelaksana Harian Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kendal, Rini Sulistyowati, mengatakan pelatihan tersebut bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kembali rasa percaya diri warga binaan.

“Melalui pelatihan ini kami berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat dan nantinya dapat digunakan untuk membuka usaha mandiri setelah bebas,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan di dalam lapas saat ini tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga bagaimana menciptakan warga binaan yang produktif dan siap kembali menjalani kehidupan sosial secara positif.

Kerja sama dengan PT Jaya Fermex Semarang dinilai menjadi langkah penting dalam menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan dunia usaha dan industri.

Rini juga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada warga binaan di Lapas Kendal.

Baca Juga :  Pilih Ngopi Bersama, Buruh di Kendal Batalkan Aksi May Day

“Terima kasih kepada PT Jaya Fermex Semarang yang telah mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan kami,” tambahnya.

Sementara itu, selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat menikmati setiap proses praktik yang diberikan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mencoba membuat berbagai produk bakery secara mandiri dengan pendampingan instruktur.

Program pelatihan seperti ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang terus dikembangkan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal agar warga binaan memiliki peluang lebih besar untuk bangkit setelah menjalani masa pidana.

Dengan keterampilan baru yang dimiliki, para warga binaan diharapkan tidak lagi kesulitan mencari peluang kerja maupun membuka usaha kecil secara mandiri ketika kembali ke lingkungan masyarakat.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Kekurangan Ruang Kelas, TK ‘Aisyiyah Banguntapan Bantul Tambah Tiga Kelas Baru Lewat Bantuan Revitalisasi Rp1,41 Miliar
Sidang Perdana Fadia Arafiq Dibuka, Jaksa Ungkap Dugaan ‘Setir’ Proyek Pemkab hingga Gratifikasi Rp2,89 Miliar
Tagih Cicilan Rp50 Ribu, Pegawai Koperasi Disabet Pedang Nasabah di Klaten
Dalih Beri Nasihat, Oknum Polisi Pengasuh Ponpes Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Anak Rekan Kerjanya
Perbaikan Jalan Penghubung Jepara-Demak Hampir Separuh Rampung, Akses Distribusi Barang Diproyeksi Makin Lancar
30 Lulusan PKW Jepara Langsung Dibekali Peralatan Usaha, Siap Terjun ke Bisnis Batik dan Menjahit
Antar Keponakan ke Sekolah Berujung Maut, Motor Tertabrak KA Barang di Perlintasan Jerakah
Curhat ke Kapolres, Driver Ojol Kendal Soroti Penanganan Kecelakaan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:10

Kekurangan Ruang Kelas, TK ‘Aisyiyah Banguntapan Bantul Tambah Tiga Kelas Baru Lewat Bantuan Revitalisasi Rp1,41 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:23

Sidang Perdana Fadia Arafiq Dibuka, Jaksa Ungkap Dugaan ‘Setir’ Proyek Pemkab hingga Gratifikasi Rp2,89 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:43

Tagih Cicilan Rp50 Ribu, Pegawai Koperasi Disabet Pedang Nasabah di Klaten

Senin, 20 Juli 2026 - 15:22

Dalih Beri Nasihat, Oknum Polisi Pengasuh Ponpes Jadi Tersangka Pelecehan Seksual Anak Rekan Kerjanya

Senin, 20 Juli 2026 - 10:42

Perbaikan Jalan Penghubung Jepara-Demak Hampir Separuh Rampung, Akses Distribusi Barang Diproyeksi Makin Lancar

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01