Masjid di Kendal Ini Sulap Jumat Jadi Hari Berbagi, Jamaah Pulang Bawa Sayur dan Makan Gratis

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jumat berkah ceria berlapis, Masjid Baiturohim Trimulyo Sukorejo bagi bagi sayur dan santap siang gratis, Jumat (15/5/26). Foto : Istimewa

Jumat berkah ceria berlapis, Masjid Baiturohim Trimulyo Sukorejo bagi bagi sayur dan santap siang gratis, Jumat (15/5/26). Foto : Istimewa

KENDAL, KANALPLUS.ID – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, punya cara tersendiri memaknai hari Jumat. Bukan hanya menjadi momentum ibadah, Jumat di Masjid Baiturrohim kini berubah menjadi hari penuh keberkahan sosial lewat program ‘Jumat Berkah Ceria’.

Program yang digagas takmir masjid bersama warga itu menghadirkan pembagian sayur-mayur gratis usai salat Subuh berjamaah hingga makan siang gratis selepas salat Jumat. Kegiatan tersebut bahkan sudah berjalan hampir satu tahun dan terus mendapat sambutan hangat masyarakat.

Sejak dini hari, suasana Masjid Baiturrohim tampak lebih hidup dibanding biasanya. Jamaah laki-laki maupun perempuan memadati saf salat Subuh dalam kegiatan yang mereka sebut ‘Subuh Ceria’.

Usai doa dan kuliah subuh, halaman masjid berubah layaknya pasar kecil. Ratusan paket sayuran segar tertata rapi untuk dibagikan kepada jamaah yang hadir.

Ketua Takmir Masjid Baiturrohim, Karyadi, mengatakan program tersebut bukan sekadar berbagi bahan makanan, tetapi juga menjadi upaya mengajak masyarakat menjalani pola hidup sehat di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.

“Kenapa yang dibagikan bahan mentah? Karena kami ingin ibu-ibu memasak sendiri di rumah. Bisa jadi sayur bening, lodeh, atau tumisan untuk keluarga. Jadi sedekahnya bukan hanya membantu, tapi juga menyehatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  BI Tegal Masukkan Materi Cinta Rupiah ke SD-SMP, Edukasi Ekonomi Dimulai Sejak Bangku Sekolah

Paket yang dibagikan berisi aneka kebutuhan dapur seperti bayam, kangkung, sawi, kubis, cabai, bawang, tomat, tahu, tempe hingga telur. Seluruh bahan disebut berasal dari hasil swadaya masyarakat, donasi para dermawan, serta dukungan pelaku UMKM sekitar masjid.

Menurut Karyadi, pengelolaan donasi dilakukan secara terbuka sehingga kepercayaan warga terus meningkat.

“Kami ingin masjid hadir bukan hanya untuk urusan ibadah akhirat, tapi juga membantu kebutuhan jasmani jamaah,” katanya.

Tak berhenti pada pagi hari, suasana berbagi kembali berlanjut selepas pelaksanaan salat Jumat. Ratusan bungkus makanan siap santap dibagikan kepada jamaah yang hadir.

Menu yang disiapkan pun beragam, mulai dari nasi lengkap dengan lauk ayam, lele goreng, tempe mendoan hingga sayur asam.

Pemuda masjid, Sofik, menyebut program tersebut sengaja dirancang agar warga benar-benar merasakan manfaat keberadaan masjid dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin setelah pulang dari masjid, para ibu tidak bingung lagi memikirkan belanja sayur. Uangnya bisa dipakai kebutuhan lain, misalnya pendidikan anak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Empat Hari Dibuka, El Chicken Berbasis Zakat Mulai Diserbu Pembeli di Pekalongan

Program makan gratis itu juga banyak dimanfaatkan pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah. Sebagian dari mereka membawa pulang makanan sebagai bekal kegiatan ekstrakurikuler.

Salah seorang jamaah rutin, Rohmat, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan sosial tersebut. Selain mendapatkan ilmu agama dan pahala salat berjamaah, dirinya juga bisa menghemat pengeluaran rumah tangga.

“Alhamdulillah setiap Jumat pasti dapat sayuran. Kadang bayam, sawi, tahu tempe, bahkan telur. Rasanya seperti belanja di pasar tapi gratis,” katanya sambil membawa kantong berisi sayuran.

Program ‘Jumat Berkah Ceria’ kini tidak hanya menjadi agenda rutin masjid, tetapi juga memunculkan dampak sosial yang besar bagi masyarakat sekitar. Jumlah jamaah salat berjamaah, khususnya salat Subuh, disebut meningkat signifikan sejak program berjalan.

Warga pun merasa lebih dekat dengan masjid karena keberadaannya dinilai benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis, Masjid Baiturrohim Kiringan menghadirkan wajah lain rumah ibadah yakni bukan sekadar tempat salat, tetapi pusat solidaritas sosial dan budaya berbagi di tengah masyarakat Kendal.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng
Festival Kopi DCF 2026 Bukukan Kontrak Pesanan Rp15 Miliar
PLTA Garung Unit 2 Berhasil Black Start, Disiapkan untuk Pulihkan Listrik Saat Sistem Padam
Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Pantai Entak Kebumen Ditemukan Nelayan 2,2 Mil Laut dari Lokasi Kejadian
30 Hektar Lahan PLTA Garung Wonosobo Disiapkan Jadi Kawasan Wisata
Jambret Nenek hingga Terseret di Semarang Ditangkap, Polisi Ungkap 12 TKP Lain
Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Korban Pembunuhan, Tersangka Ditangkap di Mangkang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:29 WIB

Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi

Senin, 7 September 2026 - 15:06 WIB

Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Minggu, 6 September 2026 - 10:49 WIB

Festival Kopi DCF 2026 Bukukan Kontrak Pesanan Rp15 Miliar

Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB

PLTA Garung Unit 2 Berhasil Black Start, Disiapkan untuk Pulihkan Listrik Saat Sistem Padam

Sabtu, 5 September 2026 - 10:20 WIB

Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Pantai Entak Kebumen Ditemukan Nelayan 2,2 Mil Laut dari Lokasi Kejadian

Berita Terbaru