Gegara Ninggal Kompor, Pranggok Batik di Medono Pekalongan Nyaris Ludes Terbakar

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Petugas Damkar Kota Pekalongan masih melakukan pendinginan pasca kebakaran, Minggu (10/5/26). Foto: Istimewa

Petugas Damkar Kota Pekalongan masih melakukan pendinginan pasca kebakaran, Minggu (10/5/26). Foto: Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID  – Sebuah tempat produksi batik di kawasan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, nyaris ludes terbakar pada Minggu (10/5/2026) siang. Beruntung, api berhasil dipadamkan warga sebelum merembet lebih luas.

Peristiwa kebakaran itu terjadi di rumah milik Rofiah Risky A yang berada di Jalan Karya Bakti Gang 3 Nomor 30 RT 04 RW 02, Medono, Pekalongan Barat.

Berdasarkan laporan Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol P3KP Kota Pekalongan, petugas Regu 1 menerima laporan dari warga melalui sambungan WhatsApp sekitar pukul 14.10 WIB. Pelapor bernama Ima menyebut api muncul dari tempat produksi batik yang berada tepat di samping rumahnya.

Baca Juga :  Iseng Masukkan Jari ke Lubang Gawang, Siswi SMPN 8 Pekalongan Dievakuasi Damkar

Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung menuju lokasi dengan membawa armada Hino dan Borneo serta dilengkapi alat pelindung diri dan peralatan pemadaman.

Saat tiba di lokasi, api diketahui sudah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Meski demikian, petugas tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Api diduga berasal dari kompor yang ditinggalkan pemilik rumah saat merebus air,” demikian keterangan dalam laporan penanganan Damkar Kota Pekalongan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Proses evakuasi dan penanganan berlangsung aman hingga selesai sekitar pukul 15.20 WIB.

Baca Juga :  Dakwah Buya HAMKA ke Etnis Tionghoa Kembali Dikupas, Dinilai Relevan Jaga Harmoni di Tengah Keragaman Indonesia

Dalam penanganan itu, personel yang diterjunkan antara lain Kasi PI Eka LP, Nur Arifin, dan Dian QA bersama Regu 1 Damkar Kota Pekalongan. Penanganan juga melibatkan relawan IEA serta warga setempat.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor atau peralatan yang memicu api, terutama di lokasi usaha rumahan seperti produksi batik yang memiliki banyak material mudah terbakar.

Damkar Kota Pekalongan juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan Damkar jika terjadi keadaan darurat kebakaran maupun penyelamatan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus
2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi
Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi
DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran
Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos
TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda
Data Desil Bansos Masih Bisa Dikoreksi, Wali Kota Pekalongan Minta Warga Laporkan Kalau Tak Sesuai
Lazismu Pekalongan Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk 16 Pelaku UMKM

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Rabu, 9 September 2026 - 09:01 WIB

2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi

Selasa, 8 September 2026 - 09:55 WIB

Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WIB

DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran

Jumat, 4 September 2026 - 10:29 WIB

Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos

Berita Terbaru