PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memanfaatkan kunjungan kerjanya ke Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau dengan turun langsung meninjau pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah. Fokusnya bukan pada agenda seremonial, melainkan memastikan layanan pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Dalam setiap lokasi yang dikunjungi, Gibran memilih berdialog langsung dengan warga, pasien, guru, tenaga kesehatan, hingga pengelola fasilitas publik untuk mengetahui kondisi di lapangan.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Palembang. Di fasilitas tersebut, Wapres mendapat penjelasan mengenai proses pengolahan sekitar 1.000 ton sampah setiap hari menjadi energi listrik.
Gibran meninjau ruang kendali utama, ruang insinerator tempat pembakaran sampah, ruang turbin pembangkit listrik, hingga bunker penampungan sampah sebelum diproses.
Peninjauan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat penerapan teknologi pengelolaan sampah modern yang tidak hanya mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir, tetapi juga menghasilkan energi ramah lingkungan.
Dari sektor lingkungan, perhatian Gibran beralih ke layanan kesehatan. Di RSUD Fatimah Az Zahra Palembang, ia menyempatkan berdialog dengan pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan, mengenai pengalaman mereka mendapatkan pelayanan medis.
Didampingi jajaran direksi rumah sakit, Gibran juga meninjau layanan jantung, paru-paru, hingga ruang operasi guna memastikan kesiapan fasilitas kesehatan pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang dapat diakses seluruh masyarakat.
“Rumah sakit pemerintah harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat,” tegas Gibran, Jumat (17/7/2026).
Agenda serupa kembali dilakukan saat mengunjungi RS Raden Mattaher, Jambi. Begitu memasuki area rumah sakit, Wapres menghentikan seorang pasien yang menggunakan kursi roda untuk menanyakan pelayanan yang diterimanya.
Ia kemudian menyapa sejumlah pasien lain beserta keluarga yang sedang menunggu antrean pemeriksaan. Dialog tersebut dimanfaatkan untuk memperoleh masukan langsung mengenai kualitas pelayanan rumah sakit pemerintah.
Usai berbincang dengan masyarakat, Gibran bersama manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.
Perjalanan kerja kemudian berlanjut ke Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Di daerah ini, Gibran menaruh perhatian pada sektor pendidikan dengan mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rokan Hilir yang tengah menjalani rehabilitasi dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Ia meminta agar pembangunan sekolah dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak. Pemerintah juga berencana menambah tiga ruang kelas baru agar kapasitas sekolah meningkat.
Selanjutnya, Gibran meninjau SD Negeri 016 Serusa yang mengalami kerusakan akibat usia bangunan. Ia mengecek kondisi ruang kelas, berbincang dengan kepala sekolah dan guru, serta memastikan kualitas pembangunan memenuhi standar keamanan.
“Setiap pembangunan maupun rehabilitasi sekolah harus disertai pengawasan kualitas agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman bagi peserta didik,” ujar Gibran.
Dalam kunjungan yang sama, Wapres juga memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berbincang dengan para siswa dan tenaga pendidik mengenai pelaksanaan serta manfaat program tersebut di sekolah.
Tokoh muda Rokan Hilir, dr. Muhammad Maliki, menilai pola kunjungan lapangan yang dilakukan Wakil Presiden menjadi langkah penting untuk memastikan pemerintah pusat memahami kondisi nyata di daerah.
“Kunjungan lapangan menjadi langkah penting agar kebijakan nasional benar-benar disusun berdasarkan kondisi riil masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar,” kata Maliki.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap Rokan Hilir diharapkan tidak berhenti pada kunjungan kerja, tetapi juga diwujudkan melalui percepatan pembangunan fasilitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, dan penyediaan infrastruktur penunjang yang dibutuhkan masyarakat.
Rangkaian kunjungan kerja di tiga provinsi tersebut menunjukkan upaya pemerintah mengawal pelaksanaan program prioritas secara langsung. Melalui peninjauan ke sekolah, rumah sakit, hingga fasilitas pengolahan sampah, pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan tidak hanya selesai dalam tahap perencanaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD










