Bos Konter Dibunuh dan Dirampok, 2 Terduga Pelaku Ditangkap: Ternyata Kenal Korban

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi berhasil menangkap dua terduka pelaku perampokan sekaligus pembunuhan terhadap Chandra Waskito (25) bos konter Ambarawa, Jumat (7/8/26). Foto : Ilustrasi AI

Polisi berhasil menangkap dua terduka pelaku perampokan sekaligus pembunuhan terhadap Chandra Waskito (25) bos konter Ambarawa, Jumat (7/8/26). Foto : Ilustrasi AI

KANAL SEMARANG – Kasus pembunuhan sekaligus perampokan bos konter telepon seluler di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mulai menemui titik terang. Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kematian korban, Chandra Waskito (25).

Yang mengejutkan, kedua terduga pelaku ternyata bukan orang asing bagi korban. Polisi memastikan korban dan kedua terduga pelaku saling mengenal.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, dua terduga pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni Kota Semarang dan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Penangkapan dilakukan dengan dukungan Subdit Jatanras Ditreskrimum dan Tim Inafis Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.

“Kami sudah menangkap dua terduga pelaku, atas dukungan kerja sama dengan Subdit Jatanras Ditreskrimum serta Inafis Ditreskrimum Polda Jateng,” ujar Bodia, Jumat (7/8).

Polisi belum mengungkap identitas maupun peran masing-masing terduga pelaku. Namun, Bodia memastikan terdapat hubungan antara korban dengan keduanya.

“Teman satu kecamatan,” kata Bodia.

Keterangan tersebut membuat kasus ini semakin menarik karena dugaan pembunuhan dan perampokan tersebut diduga melibatkan orang yang berada dalam lingkaran sosial korban.

Meski demikian, polisi masih berhati-hati mengungkap motif maupun rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Baca Juga :  Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Bodia mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku sekaligus mengembangkan kasus untuk mengetahui seluruh rangkaian peristiwa.

“Saat ini masih dilaksanakan pemeriksaan dan pengembangan terkait perkara tersebut. Untuk lengkapnya selanjutnya menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh dan jadwal press release,” ujarnya.

Kasus tersebut sebelumnya terungkap setelah karyawan konter telepon seluler tempat korban bekerja merasa curiga.

Pada Kamis (6/8/2026) siang, konter di wilayah Ambarawa belum juga dibuka meski hari sudah cukup siang.

Karyawan kemudian mencoba menghubungi Chandra berulang kali. Namun, telepon tersebut tidak mendapatkan respons.

Kecurigaan semakin kuat hingga karyawan akhirnya memutuskan mendobrak pintu konter. Saat masuk, kondisi di dalam konter ditemukan berantakan.

Sejumlah barang yang sebelumnya berada di lokasi juga sudah tidak ada. Di antaranya sejumlah telepon seluler dan mobil Honda Jazz warna hitam yang diduga merupakan kendaraan milik korban.

Hilangnya kendaraan dan barang-barang dari konter membuat dugaan perampokan semakin menguat. Namun, kasus tersebut kemudian berkembang menjadi perkara pembunuhan setelah keberadaan korban diketahui.

Pada Kamis sore, Chandra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam bagasi Honda Jazz hitam miliknya.

Mobil tersebut ditemukan terparkir di halaman sebuah gudang di wilayah Kabupaten Grobogan.

Baca Juga :  Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Penemuan jasad korban menjadi titik penting dalam penyelidikan polisi. Sebab, sebelumnya mobil korban diketahui tidak berada di sekitar konter setelah karyawan mendapati tempat usaha dalam kondisi berantakan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap bagaimana kendaraan tersebut bisa berpindah dari Ambarawa ke Grobogan dan siapa yang membawa korban hingga akhirnya ditemukan di dalam bagasi.

Dari penyelidikan itu, polisi akhirnya menangkap dua orang yang kini berstatus terduga pelaku. Meski demikian, polisi belum membeberkan secara rinci motif pembunuhan, cara korban dibunuh, maupun barang apa saja yang dibawa pelaku.

Bodia menegaskan seluruh informasi tersebut masih dalam proses pendalaman penyidik. Polisi juga belum menyampaikan secara detail hubungan kedua terduga pelaku dengan korban selain memastikan mereka berasal dari satu kecamatan dan saling mengenal.

Penyidik kini masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian, mulai dari dugaan perampokan di konter, hilangnya kendaraan korban, hingga pemindahan jasad korban ke wilayah Grobogan.

Hasil pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku nantinya akan menjadi dasar polisi untuk mengungkap motif dan peran masing-masing dalam kasus yang menggemparkan tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru