Balon Udara Berpetasan Nyaris Ganggu Pasokan Listrik, Laporan Warga Selamatkan Jaringan SUTET di Pekalongan

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan balon udara yang tersangkut di jaringan sutet lengkap dengan petasan yang masih menggantung di wilayah Ambokembang Pekalongan, Senin (1/6/26).

Polisi mengamankan balon udara yang tersangkut di jaringan sutet lengkap dengan petasan yang masih menggantung di wilayah Ambokembang Pekalongan, Senin (1/6/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Sebuah balon udara yang membawa rangkaian petasan nyaris memicu gangguan pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Minggu (31/5/2026). Beruntung, laporan cepat dari warga membuat petugas gabungan dapat segera melakukan evakuasi sebelum terjadi dampak yang lebih luas.

Peristiwa tersebut bermula saat seorang warga melihat balon udara berpetasan tersangkut di jaringan listrik tegangan tinggi dan langsung melaporkannya melalui layanan Call Center Polri.

Laporan itu segera diteruskan operator Call Center 110 kepada petugas yang tak berselang lama ditindaklanjuti dengan melakukan penanganan di lokasi bersama PLN.

Baca Juga :  Kapolres Pekalongan Ingatkan Peran Pemuda Sebagai Penentu Sejarah

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan upaya evakuasi terhadap balon udara beserta petasan yang menggantung di jaringan SUTET. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk menghindari risiko yang dapat ditimbulkan, mulai dari gangguan pasokan listrik hingga potensi kebakaran akibat petasan yang masih menempel pada balon.

Kasi Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, mengatakan berkat laporan masyarakat dan kerjasama dengan pihak PLN, potensi gangguan listrik tersebut akhirnya bisa diatasi.

“Respons cepat masyarakat yang segera melapor sangat membantu petugas dalam mencegah potensi bahaya yang lebih besar. Begitu laporan diterima, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan penanganan di lokasi,” kata Warsito, Senin (1/6/2026).

Baca Juga :  Gara-gara Sebut Tetangga Kumpul Kebo, Ibu Rumah Tangga di Wiradesa Divonis Penjara

Menurutnya, balon udara yang dilengkapi petasan tidak hanya berisiko mengganggu jaringan listrik, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna transportasi udara.

Fenomena balon udara berpetasan sendiri belakangan kembali marak ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan. Pihaknya meminta masyarakat untuk melapor apabila menemukan balon udara liar yang tersangkut di fasilitas umum atau berpotensi membahayakan lingkungan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Dinsos Pekalongan Belum Terima Laporan Bayi Santriwati Padang Ati, Ingatkan Adopsi Harus Sesuai Prosedur
Simbangkulon, Kampung Santri di Pekalongan yang Kini Diuji Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati
Usai Padepokan Padang Ati Ditutup, Pemkab Pekalongan Pastikan Ratusan Santri Tetap Sekolah dan Dapat Pendampingan Psikologis
Sidang Dugaan Penculikan Gacon di PN Pekalongan Berlangsung Panas, Hakim Sampai Ketok Palu Tegur Saksi Tidak Konsisten
Abrasi Terus Menggerus Pantai Pekalongan, Ribuan Mangrove Ditanam Jadi Benteng Alami
Tangis Orang Tua Iringi Pembinaan Pelajar Konvoi Viral di Pekalongan
Sidang Kedua Kasus Gacon Berlangsung Hingga Tengah Malam, Kuasa Hukum Terdakwa Bantah Keterangan Saksi dari JPU
Polres Pekalongan Evaluasi Keselamatan Sopir SPPG Usai Dua Kecelakaan Tunggal

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:14 WIB

Simbangkulon, Kampung Santri di Pekalongan yang Kini Diuji Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:11 WIB

Usai Padepokan Padang Ati Ditutup, Pemkab Pekalongan Pastikan Ratusan Santri Tetap Sekolah dan Dapat Pendampingan Psikologis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:32 WIB

Balon Udara Berpetasan Nyaris Ganggu Pasokan Listrik, Laporan Warga Selamatkan Jaringan SUTET di Pekalongan

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:33 WIB

Sidang Dugaan Penculikan Gacon di PN Pekalongan Berlangsung Panas, Hakim Sampai Ketok Palu Tegur Saksi Tidak Konsisten

Senin, 25 Mei 2026 - 15:07 WIB

Abrasi Terus Menggerus Pantai Pekalongan, Ribuan Mangrove Ditanam Jadi Benteng Alami

Berita Terbaru