KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Sebuah balon udara yang membawa rangkaian petasan nyaris memicu gangguan pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Minggu (31/5/2026). Beruntung, laporan cepat dari warga membuat petugas gabungan dapat segera melakukan evakuasi sebelum terjadi dampak yang lebih luas.
Peristiwa tersebut bermula saat seorang warga melihat balon udara berpetasan tersangkut di jaringan listrik tegangan tinggi dan langsung melaporkannya melalui layanan Call Center Polri.
Laporan itu segera diteruskan operator Call Center 110 kepada petugas yang tak berselang lama ditindaklanjuti dengan melakukan penanganan di lokasi bersama PLN.
Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan upaya evakuasi terhadap balon udara beserta petasan yang menggantung di jaringan SUTET. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk menghindari risiko yang dapat ditimbulkan, mulai dari gangguan pasokan listrik hingga potensi kebakaran akibat petasan yang masih menempel pada balon.
Kasi Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, mengatakan berkat laporan masyarakat dan kerjasama dengan pihak PLN, potensi gangguan listrik tersebut akhirnya bisa diatasi.
“Respons cepat masyarakat yang segera melapor sangat membantu petugas dalam mencegah potensi bahaya yang lebih besar. Begitu laporan diterima, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan penanganan di lokasi,” kata Warsito, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, balon udara yang dilengkapi petasan tidak hanya berisiko mengganggu jaringan listrik, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna transportasi udara.
Fenomena balon udara berpetasan sendiri belakangan kembali marak ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Pekalongan. Pihaknya meminta masyarakat untuk melapor apabila menemukan balon udara liar yang tersangkut di fasilitas umum atau berpotensi membahayakan lingkungan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









