KANAL KRIMINAL – Polisi mulai menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap dua pedagang sosis yang videonya viral di media sosial saat Simbangkulon Night Carnival (SKNC) berlangsung di Kabupaten Pekalongan.
Kapolsek Buaran AKP Sunarto mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas orang-orang yang melakukan pengeroyokan.
“Untuk penanganan, saat ini pemanggilan saksi, kita meminta keterangan dari saksi dahulu,” kata Sunarto saat ditemui, Jumat (11/9/2026) malam.
Menurut Sunarto, polisi juga memastikan orang-orang yang terlibat dalam pengeroyokan bukan bagian dari peserta karnaval maupun panitia acara.
“Untuk pelaku dipastikan bukan dari panitia maupun peserta,” ungkapnya.
Kepolisian kini menelusuri keterangan saksi yang berada di lokasi, termasuk warga yang ikut melerai keributan.
Sebelumnya, video pengeroyokan terhadap dua pedagang sosis viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang mengerumuni dan menyerang korban.
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB ketika keduanya hendak meninggalkan lokasi. Korban mengaku membunyikan klakson karena kondisi jalan masih ramai.
Keributan kemudian terjadi dan korban bersama adiknya menjadi sasaran pukulan oleh belasan pemuda di acara karnaval.
Sunarto mengatakan korban telah membuat laporan. Setelah laporan diterima, proses penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan informasi terkait kejadian.
“Kemudian untuk kejadian kemarin, itu dilakukan bukan dari tim yang ikut karnaval. Dari pihak kepolisian sudah menyelidiki dan meminta keterangan saksi-saksi,” jelasnya.
Polisi juga meminta pihak yang terlibat dalam pengeroyokan agar kooperatif dan menyerahkan diri ke polisi.
“Kami mengimbau agar pelaku kooperatif sehingga permasalahan tersebut bisa segera terungkap,” terang Sunarto.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













