Sprint Rally di KEK Batang Dibatasi 135 Starter, Pemkab Bidik Sirkuit Permanen

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pembina Bintang Automotif Irjen Pol Agus Suryonugroho didampingi Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Kapolresta Batang Kombes Pol Suwarno usai konfetensi pers, Jumat (11/9/26).

Pembina Bintang Automotif Irjen Pol Agus Suryonugroho didampingi Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Kapolresta Batang Kombes Pol Suwarno usai konfetensi pers, Jumat (11/9/26).

KANAL BATANG – Persiapan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally di kawasan KEK Industropolis Batang terus dimatangkan. Panitia membatasi jumlah peserta maksimal 135 starter demi menyesuaikan waktu pelaksanaan dan memastikan seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan aman.

Selain jumlah peserta, aspek keselamatan penonton menjadi perhatian dalam penyelenggaraan event otomotif tersebut. Desain lintasan yang berada di bagian bawah kawasan membuat penonton tidak diperbolehkan turun ke area track dan hanya dapat menyaksikan perlombaan dari area yang berada di atas.

Panitia dari Bintang Automotive, Eriyanto Subaktiwan, mengatakan pembatasan jumlah peserta dilakukan karena pengalaman penyelenggaraan sebelumnya menunjukkan jumlah starter yang terlalu banyak dapat membuat waktu perlombaan molor hingga melewati sore.

“Memang sebelumnya kita pernah mengadakan sampai 150 starter lebih, tapi waktunya sudah melewati magrib. Jadi sekarang dibatasi dengan 135 starter saja,” kata Eriyanto saat konferensi pers di KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026).

Menurut dia, karakter lintasan di KEK Industropolis Batang juga membuat pengaturan penonton menjadi bagian penting dalam persiapan event.

Lintasan berada di bagian bawah, sementara area penonton berada di atas. Dengan pola tersebut, penonton tidak memiliki akses untuk turun langsung ke area lintasan.

“Untuk sprint rally kali ini sirkuitnya memang adanya di bawah dan khusus penonton hanya bisa nonton dari atas. View-nya di atas semua,” ujarnya.

Eriyanto menilai kondisi tersebut justru memberikan keuntungan dari sisi keselamatan.

“Penonton safety-nya lebih tinggi lagi, karena tidak bisa turun ke bawah, hanya nonton dari atas saja,” terangnya.

Pemilihan KEK Industropolis Batang sebagai lokasi sprint rally juga bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba.

Menurut Eriyanto, ide membawa event tersebut ke Batang bermula dari komunikasi antara pihak IMI dan komunitas otomotif dengan pemerintah provinsi.

Baca Juga :  TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda

Sebelumnya, pihaknya bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah untuk membahas rencana penyelenggaraan event otomotif pada 2027.

“Dari IMI dan otomotif kita berkunjung ke tempat Pak Gubernur waktu putaran dua. Kita ngobrol di sana, intinya kita mau tahun depan 2027 membuat satu putaran di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dalam pembicaraan tersebut, muncul usulan agar penyelenggaraan tidak hanya terpusat di lokasi yang selama ini digunakan.

“Akhirnya Pak Gubernur menyarankan jangan putar di KITB saja. Kalau tempatnya ada dan memungkinkan, kita akan coba,” beber Eriyanto.

Pihak penyelenggara kemudian mencari kemungkinan mengambil salah satu putaran Kejurnas Sprint Rally di Jawa Tengah. Saat diketahui putaran keempat belum memiliki penyelenggara, pihaknya mengajukan diri melalui IMI dan Bintang Automotive.

“Akhirnya kita mengajukan surat dari IMI dan otomotif untuk mengambil putaran empat dengan disarankan Pak Gubernur untuk di KITB,” tuturnya.

Rencana tersebut kemudian mendapat dukungan dari berbagai pihak hingga akhirnya lokasi KEK Industropolis Batang dipilih untuk penyelenggaraan.

“Alhamdulillah semuanya disetujui dengan dukungan semua dari Jawa Tengah, dari IMI, provinsi, bupati, semua,” paparnya.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan Pemkab Batang siap memberikan dukungan yang dibutuhkan agar penyelenggaraan sprint rally berjalan sukses.

Menurutnya, event tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi mampu menjadi pemicu munculnya destinasi wisata baru di Kabupaten Batang.

“Kita siap mensupport dari berbagai sisi. Tentu saja nanti kolaborasi dengan penyelenggara dan kita harapkan kegiatannya nanti bisa sukses dan mentrigger menjadi turis yang baru di Kabupaten Batang,” kata Faiz.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Subah Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Pemkab Batang Kebut Persiapan

Namun, ada persoalan yang menjadi pekerjaan rumah jika event tersebut ingin digelar secara rutin. Lintasan yang digunakan saat ini belum merupakan sirkuit permanen.

Karena itu, Pemkab Batang mulai membidik pembangunan sirkuit permanen agar kegiatan sprint rally maupun event otomotif lainnya dapat digelar secara rutin setiap tahun.

“Kita harapkan ke depan ada sirkuit permanen yang bisa digunakan sehingga kegiatan ini bisa dilangsungkan annual. Bisa kita ulang setiap tahun,” tegasnya.

Rencana tersebut sekaligus membuka peluang bagi Batang untuk memiliki venue olahraga otomotif yang dapat digunakan tidak hanya untuk satu kejuaraan, tetapi berbagai event pada masa mendatang.

Pembina Bintang otomotif, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, mengatakan kesiapan teknis dan regulasi penyelenggaraan telah diperiksa.

Meski demikian, lintasan yang digunakan masih akan melalui pengujian lebih lanjut sebelum perlombaan berlangsung.

“Tentunya secara regulasi termasuk juga rangkaian kesiapan sudah kami cek semuanya,” tukas Agus.

Menurut dia, pengujian track diperlukan agar lintasan benar-benar memenuhi kebutuhan perlombaan dari sisi profesionalitas maupun keselamatan.

“Track ini tentunya masih akan kita uji coba lagi agar supaya nanti betul-betul bisa dinikmati dari sisi profesional, termasuk juga paling terpenting adalah sisi keselamatan,” jelasnya.

Agus menilai penyelenggaraan sprint rally di Batang menjadi kebanggaan tersendiri karena membawa event otomotif nasional ke Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Batang.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan nantinya tidak hanya diukur dari jalannya perlombaan, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga nama baik olahraga otomotif sekaligus daerah yang menjadi tuan rumah.

“Yang paling terpenting adalah event ini membawa nama baik, baik itu otomotif, termasuk juga daerah, baik Jawa Tengah dan Batang,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udn

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Masuk Sekolah, Siswa di Batang Malah Kepo Gaji Aparat Penegak Hukum
Kredit BKK Tercatat Macet, Sekretaris Gerindra Pekalongan Dipanggil Kejati
Tiga Mobil Dinas Bupati Pekalongan Digores, Pemkab Sebut Sudah ke Polisi Tapi Dibantah Belum Ada Laporan
Sidang Pokok Perkara JPU Dakwa AHF Salahgunakan Kedudukan untuk Kekerasan Seksual, Kuasa Hukum Bantah
Tim Pengacara AHF Mundur Jelang Sidang Perdana Pokok Perkara Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati Pekalongan
Dukung Santri Korban Dugaan Kekerasan Seksual Padepokan Padang Ati, Warga Borong 25 Jenis Kuliner untuk Peserta Aksi di PN Pekalongan
Praperadilan AHF di PN Pekalongan Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Tunggu Persidangan Pokok Perkara
Praperadilan AHF Ditolak Hakim, Massa Pendukung Korban Sambut Gembira dan Sempat Kepung Pengacara Tersangka Hingga Diungsikan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Sprint Rally di KEK Batang Dibatasi 135 Starter, Pemkab Bidik Sirkuit Permanen

Kamis, 10 September 2026 - 19:04 WIB

Jaksa Masuk Sekolah, Siswa di Batang Malah Kepo Gaji Aparat Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Kredit BKK Tercatat Macet, Sekretaris Gerindra Pekalongan Dipanggil Kejati

Selasa, 8 September 2026 - 11:28 WIB

Tiga Mobil Dinas Bupati Pekalongan Digores, Pemkab Sebut Sudah ke Polisi Tapi Dibantah Belum Ada Laporan

Senin, 7 September 2026 - 16:29 WIB

Sidang Pokok Perkara JPU Dakwa AHF Salahgunakan Kedudukan untuk Kekerasan Seksual, Kuasa Hukum Bantah

Berita Terbaru

Kapolsek Buaran AKP Sunarto masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan meminta para pelaku pengeroyokan agar koperatif menyerahkan diri, Jumat (11/9/26).

Kriminal

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:53 WIB