KANAL SEMARANG – Sebuah konter telepon seluler di Kabupaten Semarang diduga menjadi sasaran pencurian dengan kekerasan (Curat). Selain menggasak seluruh stok ponsel, pelaku juga diduga membawa kabur mobil milik pemilik konter yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Peristiwa tersebut terjadi di Counter HP Royal Phone yang berada di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026) dini hari.
Kasus ini baru terungkap sekitar pukul 13.30 WIB ketika para karyawan datang untuk membuka toko. Mereka curiga karena hingga siang hari konter masih tertutup rapat, sementara pemilik usaha, Candra Waskito (25), tidak dapat dihubungi.
Setelah berulang kali menghubungi korban tanpa hasil, para karyawan akhirnya memutuskan mendobrak pintu toko.
Saat pintu berhasil dibuka, kondisi di dalam konter sudah berantakan. Seluruh stok telepon seluler dilaporkan hilang. Tak hanya itu, tiga unit kamera pengawas (CCTV) juga ditemukan dalam kondisi telah dicopot dan dirusak.
Mobil Honda Jazz berwarna hitam yang biasa digunakan korban juga tidak berada di lokasi, sehingga memunculkan dugaan kendaraan tersebut ikut dibawa pelaku.
Sebelumnya, seorang warga mengaku sempat melihat tiga orang mendatangi konter pada Kamis dini hari. Namun saat itu tidak terdengar suara keributan maupun tanda-tanda mencurigakan sehingga warga tidak menaruh curiga.
Mendapat laporan tersebut, aparat Polsek Ambarawa bersama Satreskrim Polres Semarang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.
Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan penyidik masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Counter HP Royal Phone.
“Saat ini seluruh fakta, barang bukti, dan keterangan saksi masih kami kumpulkan. Tim penyidik bekerja secara intensif untuk mengungkap kronologi secara utuh,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui aktivitas di sekitar lokasi sebelum dan sesudah kejadian, termasuk menelusuri hilangnya pemilik konter beserta mobil pribadinya.
Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut. Namun, selain kehilangan seluruh stok telepon seluler, hilangnya pemilik usaha dan kendaraan pribadinya menjadi fokus utama penyelidikan.
Kasus ini masih terus didalami untuk mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di konter telepon seluler tersebut.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













