KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Upaya pencarian seorang pria yang diduga tenggelam di Kali Banger, wilayah Kelurahan Setono, Kota Pekalongan, akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua operasi SAR. Korban ditemukan dalam kondisi mengapung sekitar 150 meter dari lokasi awal diduga tenggelam.
Tim SAR gabungan menemukan korban sekitar pukul 13.30 WIB setelah kembali melanjutkan penyisiran usai beristirahat siang. Jenazah kemudian langsung dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Komandan Peleton (Danton) 4 Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Iptu Mulyatno, mengatakan personelnya sejak pagi melakukan pencarian menggunakan perlengkapan SAR, termasuk dukungan tim selam untuk memeriksa area dengan kedalaman mencapai empat meter.
“Alhamdulillah setelah pencarian dilanjutkan pukul 13.00 WIB, dalam waktu singkat korban berhasil ditemukan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).
Korban ditemukan di bagian pinggir aliran sungai atau parit, bukan dalam kondisi tersangkut pohon maupun benda lainnya. Saat ditemukan, tubuh korban masih mengapung dengan pakaian lengkap.
“Korban ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi awal. Kondisinya masih terapung dan belum terlihat mengalami kerusakan pada tubuh karena diperkirakan belum terlalu lama berada di air,” jelasnya.
Menurutnya, medan pencarian cukup menantang, namun tidak menjadi kendala berarti bagi tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur penyelamat.
Setelah proses identifikasi, korban diketahui bernama Abdurrahman (36), seorang buruh yang merupakan warga Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang telah berlangsung selama dua hari resmi dihentikan. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman setelah penanganan di RSUD Bendan Kota Pekalongan selesai.
Operasi tersebut melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Batalyon B Pelopor, tim SAR, serta unsur relawan dan instansi terkait yang melakukan penyisiran di sepanjang aliran Kali Banger hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













